Gempa Berpusat di Cianjur

Polisi Ungkap Kesulitan Proses Evakuasi Korban Gempa Cianjur: Jalan Sempit dan Licin

Tim gabungan terdiri dari K9 Polri, Basarnas, dan TNI berhasil mengevakuasi korban hilang yang tertimbun tanah usai gempa.

Editor: Erik S
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dari Menzikon/CRK Pusziad sejumlah 50 personel telah diterjunkan langsung ke lokasi bencana gempa bumi di beberapa lokasi Kab. Cianjur Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Dony Siswanto memimpin langsung evakuasi korban gempa bumi masyarakat Desa Mangunkerta Kec. Cugenang Kab. Cianjur Jawa Barat. Pada Jumat (25/11/2022) pasukan Menzikon/CRK Pusziad berhasil mengevakuasi 2 korban longsor akibat gempa bumi di Desa Mangunkerta Kec. Cigenang Kab. Cianjur Jawa Barat. Pasukan Menzikon Pusziad terus berupaya mencari dan menemukan korban yang diduga masih tertimbun oleh puing-puing dan tanah longsor akibat gempa bumi di daerah Kab. Cianjur Jawa Barat, dengan bantuan Alat berat Excavator PC70 dan di bantu oleh personil dari BASARNAS. //PUSPEN TNI 

TRIBUNNEWS.COM, KEBAYORAN BARU -  Polisi mengungkapkan kesulitan proses evakuasi jenazah korban gempa dan tanah longsor di Cianjur, Jawa Barat.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo evakuasi masih terus dilakukan meski hujan rintik sejak Sabtu (26/11/2022) pagi.

Baca juga: Tagana Kabupaten Karawang Masak 5.000 Bungkus Nasi untuk Korban Gempa Cianjur

Tim gabungan terdiri dari K9 Polri, Basarnas, dan TNI berhasil mengevakuasi korban hilang yang tertimbun tanah usai gempa.

Kali ini, tim menemukan lima jenazah di wilayah Kecamatan Cugenang. Medan yang cukup menantang mesti dilewati tim guna mengevakuasi korban.

Selain karena gundukan tanah licin akibat hujan turun rintik-rintik sejak pagi, area pemukiman yang tidak luas juga harus dilewati.

“Jadi karena cuaca hari ini di Cianjur sudah hujan rintik-rintik sejak pagi, medan pencariannya sangat perlu kehati-hatian karena licin," ujar dia, dalam keterangannya, Sabtu.

"Begitu juga saat evakuasi jenazah setelah ditemukan, harus melewati gang sangat sempit dan itu anggota estafet kantong jenazahnya agar bisa sampai ke ambulans,” sambung dia.

Penemuan pertama, kata Dedi, terjadi sekira pukul 08.00 WIB berjenis kelamin laki-laki di Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang. Korban ditemukan di longsoran bawah dekat kali.

Baca juga: Polisi akan Identifikasi HP yang Ditemukan dari Kantong Celana Jenazah Korban Gempa Cianjur

Kemudian sekira pukul 09.20 WIB, penemuan kedua berada di longsoran atas Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang.

Terdapat dua jenazah, antara lain laki-laki dan satu balita perempuan berusia sekira dua tahun.

"Penemuan ketiga pukul 09.30 WIB di longsoran atas dekat kali Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Ditemukan jenazah seorang laki-laki," tutur Dedi.

"Terakhir, pada pukul 10.55 WIB di pinggir kali longsoran atas Jalan Cariu, Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Ditemukan satu jenazah laki-laki dewasa," sambungnya.

Dedi menuturkan, seluruh jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan proses identifikasi.

Baca juga: 14 Orang Korban Gempa Cianjur Belum Ditemukan, Begini Penjelasan BNPB

Lebih lanjut, ia memastikan evakuasi korban masih akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama stakeholder lainnya.

"Meski demikian, cuaca dan medan yang tak mudah masih menjadi tantangan bagi tim gabungan menemukan korban hilang akibat gempa Cianjur," kata dia. (m31)

Penulis: Ramadhan L Q

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Evakuasi Lima Jenazah Korban Gempa Bumi di Cianjur, Tim Gabungan Lewati Medan Terjal

Sumber: Warta Kota
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved