Helikopter Polri Jatuh di Belitung

Jenazah Aipda Joko Mudo akan Diterbangkan ke Jakarta Pagi Ini, Pencarian Kemarin Hasilnya Nihil

Jenazah Aipda Joko Mudo sudah berada ke RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung dan tim Dokpol sudah selesai melakukan identifikasi

Editor: Eko Sutriyanto
Ist/dok Basarnas
Aqua Eye, alat canggih yang digunakan Basarnas Pangkalpinang dalam proses pencarian korban Helikopter NBO-105/P-1103 yang jatuh di perairan Belitung Timur 

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - Korban ketiga kecelakaan helikopter NBO-105 di perairan Belitung Timur, Aipda Joko Mudo, Jumat (2/11/2022) pagi ini akan diterbangkan ke Jakarta.

Jenazah Aipda Joko Mudo sudah berada ke RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

Tim Dokpol sudah selesai melakukan identifikasi terhadap jenazah tersebut.

"Jenazah sekarang sudah diberangkatkan (ke Tanjungpandan) untuk selanjutnya pada besok (Jumat) pagi diberangkatkan ke Jakarta," kata Kasubdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri Kombes Pol Dadan SH MH kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).

Sama seperti jenazah Bripda Muhammad Khoirul Anam dan Briptu Muhammad Lasminto diberangkatkan menggunakan pesawat Polri.

Pelaksanaan operasi SAR pada hari kelima, Kamis kemarin belum membuahkan hasil, baik itu diketemukannya korban atau pilot helikopter maupun badan helikopter.

Baca juga: TNI AL Fokus Pencarian di dalam Laut pada Operasi SAR Helikopter Polri yang Jatuh di Belitim

Tim SAR mengerahkan helikopter dan melakukan penyisiran ke berbagai area.

Kemudian penyisiran ke dasar laut yang dilakukan pihak TNI-AL dan menyisir permukaan laut menggunakan kapal SAR lain.

 "Garis besarnya untuk pencarian hari ini masih nihil, memang ditemukan beberapa indikasi keberadaan ataupun tempatnya helikopter tersebut jatuh, tetapi masih nihil, jadi tidak ada hasil yang signifikan," bebernya.

Dua Tas Ransel Dibuka

Dua tas ransel hitam milik kru Helikopter NBO 105 nomor register P-1103 yang ditemukan tim SAR gabungan rencananya akan dibuka.

Tim berharap ada petunjuk dalam dua tas merk eiger tersebut dalam upaya pencarian satu korban lainnya yakni AKP Arif Rahman Saleh yang belum ditemukan.

Tas tersebut akan dibuka oleh tim Polres Belitung dengan tetap melalui prosedur serta dibuatkan dokumen berita acaranya.

"Besok dua tas tersebut kami buka, ada apa saja di dalamnya, mudah-mudahan ada petunjuk," kata Kasubdit Patroli Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Pol Dadan SH MH kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).

Dua tas itu beserta serpihan helikopter dan temuan lain berkaitan dengan jatuhnya Helikopter NBO-105 sekarang ini sudah diamankan tim Polri sebagai barang bukti.

Seluruhnya ada 25 item ataupun objek yang ditemukan Tim SAR Gabungan pencarian helikopter tersebut.

"Semua ada 25 item, sampai sekarang temuan itu masih kami amankan," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di PosBelitung.co dengan judul Cari Petunjuk Helikopter NBO 105 yang Jatuh, Tas Ransel yang Ditemukan Akan Dibuka

Sumber: Pos Belitung
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved