Jumat, 29 Agustus 2025

Kerusuhan di Wamena Papua

Investigasi Internal Usut Rusuh Wamena, Pomdam XVII Cenderawasih Akan Kumpulkan Data dan Keterangan

Pangdam menyanggupi apabila nantinya dibutuhkan, tim investigasi tersebut akan kolaborasi dengan pihak kepolisian terkait hal tersebut.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Erik S
Pendam Cendrawasih
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa didampingi Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring dan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Cpn Anthenius Murip saat konferensi pers di Kodim 1702/Jayawijaya pada Senin (27/2/2023). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa membentuk tim investigasi internal mengusut kerusahan di Wamena yang terjadi pada pekan lalu.

Langkah awal yang dilakukan tim tersebut, kata Saleh, adalah melakukan pengumpulan data dan keterangan.

Baca juga: Propam Polda Papua Periksa 16 Anggota Polres Jayawijaya Terkait Kericuhan di Wamena

Hal tersebut disampaikan Saleh saat konferensi pers di Kodim 1702/Jayawijaya pada Senin (27/2/2023).

"Langkah awal yang pertama saya sudah datangkan tim dari Pomdam XVII Cenderawasih langsung dipimpin oleh Danpomdam XVII Cenderawasih. Kita melakukan pengumpulan data dan keterangan awal," kata Saleh.

Setelah data dan keterangan terkumpul, kata dia, pihaknya juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saleh juga menyanggupi apabila nantinya dibutuhkan, tim investigasi tersebut akan kolaborasi dengan pihak kepolisian terkait hal tersebut.

"Kami siap. Seperti tadi disampaikan masalah uji balistik dan apa memang kalau bisa ditemukan, nanti kita sama-sama," kata Saleh.

Baca juga: Pangdam XVII Cenderawasih Bentuk Tim Investigasi Internal Usut Rusuh di Wamena

Sebelumnya, ia telah memerintahkan jajaran Pomdan XVII Cenderawasih untuk melakukan investigasi terkait kerusuhan di Wamena yang terjadi pekan lalu.

Terkait hal tersebut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan jajaran Polda Papua.

"Hal ini kita lakukan dalam rangka untuk penegakan hukum, dalam rangka transparansi penegakan hukum," kata Saleh.

Baca juga: Jenazah 9 Korban Kerusuhan di Wamena Papua Dimakamkam di TPU Sinakma

Saleh menegaskan akan menindak anggotanya apabila hasil investigasi membuktikan ada personelnya yang terlibat atau melakukan pelanggaran HAM dalam kerusuhan tersebut.

Mereka yang terbukti terlibat, kata dia, akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Saya transparan, terbuka, dan apabila nanti ada anggota saya yang terlibat dan ada bukti-bukti yang mengarah pada pelanggaran hak asasi manusia maka yang bersangkutan akan kita ambil tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku," kata sia.

Namun demikian, ia menegaskan akan melaporkan oknum yang berusaha memutarbalikkan fakta apabila berdasarkan hasil investigasi tersebut tidak ditemukan bukti-bukti keterlibatan prajurit Kodam XVII Cenderawasih maupun prajurit Kodim 1702 Wamena Jayawijaya dalam kerusuhan tersebut.

Ia juga akan melaporkan oknum-oknum yang melakukan pencemaran nama baik apabila hasil invetigasi tidak menunjukkan keterlibatan prajurit Kodam XVII Cenderawasih dalam kerusuhan tersebut.

Baca juga: Sebanyak 509 Warga Wamena Mengungsi di Kodim Jayawijaya, Masih Takut dan Trauma dengan Kerusuhan

"Saya garis bawahi, apabila ada oknum yang berupaya menimbulkan berita-berita hoax, saya akan tuntut yang bersangkutan sesuai dengan hukum yang berlaku," kata dia. 

Saleh juga mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya menyelesaikan persoalan yang terjadi sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Ia bersama Kapolda Papua juga akan menjamin prajurit TNI, Polri, dan masyarakat akan diperlakukan sama di mata hukum. 

Saleh juga melarang masyarakat melakukan teror atau aksi-aksi di luar prosedur hukum yang mengancam masyarakat, kehidupan, atau menimbulkan ketidaknyamanan di Kota Wamena ini. 

Ia yakin tidak ada satupun warga Papua yang punya hati atau pikiran untuk melarang semua makhluk Tuhan hidup di Tanah Papua. 

"Jadi bagi mereka yang coba-coba mengadu domba, memprovokasi, kami lakukan tindakan-tindakan penegakan hukum dengan bukti-bukti yang ada. Jejak digital tidak akan pernah hilang. Dan bisa kita akan cari," kata Saleh.

Baca juga: Polisi Tangkap 13 Orang Terkait Kericuhan Maut di Wamena

"TNI-Polri, Kodam XVII Cenderawasih bersama Polda Papua, sama-sama kita menjunjung tinggi hukum  dan menjamin transparansi dan akuntabilitas dari penyelesaian kasus ini," sambung dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tercatat sebanyak 12 warga tewas, 23 warga terluka, dan 18 aparat keamanan juga terluka dalam insiden tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan