Mayat Dalam Koper di Tenjo
Asmara Sesama Jenis di Balik Mutilasi Mayat Dalam Koper di Bogor, Cinta Bersemi Setelah Pesan Ojek
Cerita cinta sesama jenis berujung mutilasi. Jasad korban dibuang di semak-semak dan sungai di wilayah Bogor.
Penulis:
Adi Suhendi
Ada dugaan pembunuhan pun dilatarbelakangi motif ekonomi.
Lantaran dugaan tersebut, penyidik melibatkan psikolog dan psikiater guna memeriksa pelaku.
Kecurigaan polisi atas motif ekonomi berawal dari penyidik yang menemukan tabungan korban ada pada pelaku.
Bahkan saat diselidiki, pelaku telah menguras uang korban di rekening senilai Rp 30 juta.
Uang tersebut dipakai pelaku untuk kabur ke Yogyakarta serta guna keperluan lainnya.
"Sebagian sudah diambil dan yang ini diambil Rp 30 juta. Selain itu uang ATM lain sedang kami dalami," kata AKP Yohannes Redhoi Sigiro.
Dari barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian, terdapat empat unit telepon genggam dan delapan buku rekening yang disita dari tangan pelaku.
Atas perbuatannya, DA terancam Pasal 340 KUHP subsider 338 tentang Pembunuhan Berencana.
Pidana maksimalnya adalah hukuman mati.
(Tribunnewsbogor.com/ khairunnisa/ Reynaldi Andrian/ Sanjaya Ardhi)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.