Rabu, 3 Juni 2026

Kantor Ekspedisi di Magelang Diserang dengan Bom Molotov, Pelaku Berstatus Mantan Karyawan

BREAKING NEWS: Kantor Ekspedisi di Magelang Diserang, Pelaku Gunakan Setrum Listrik dan Bom Molotov

Tayang:
Editor: Abdul Muhaimin
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. Seorang pria diamankan karena melakukan penyerangan di kantor ekspedisi di Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria diamankan Polsek Mertoyudan karena diduga melakukan penyerangan di kantor cabang Ekspedisi, Japunan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (5/5/2023).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat para karyawan laki-laki sedang melaksanakan ibadah salat Jumat.

Kapolsek Mertoyudan, AKP Winadi, membenarkan telah menangkap terduga pelaku penyerangan.

Saat pelaku melancarkan aksinya, di dalam kantor ekspedisi hanya tersisa karyawan wanita.

Baca juga: 19 Orang Diperiksa soal Kasus Penyerangan Kantor MUI, Empat Orang Merupakan Keluarga Mustopa

"Jadi, terduga pelaku itu masuk ke dalam kantor. Lalu,masuk ke lantai atas dan mengancam karyawan dengan cara meneror termasuk nyetrum pakai alat. Kemudian, para karyawan berteriak-teriak dan terduga pelaku langsung menyalakan bom molotov, karyawan langsung berlarian (ke luar),"tuturnya.

Ia mengatakan, untuk dugaan sementara tindakan ancaman itu dilakukan terduga pelaku karena merasa sakit hati.

Sebelumnya, terduga pelaku pernah bekerja di jasa ekspedisi tersebut namun mengundurkan diri.

"Dugaan sementara ini, karena sakit hati. Kebetulan, dugaan pelaku mantan karyawan sini kemudian kurang lebih satu tahun mengundurkan diri. Sehingga diinformasikan karena sakit hati melakukan teror ini. Sementara adanya unsur perampokan masih kami dalami,"ujarnya.

Ditambahkan, atas tindakan tersebut satu korban yang mengalami sentruman listrik dilarikan ke rumah sakit.

Sedangkan, akibat lemparan bom molotov fasilitas kantor yang mengalami kerusakan pada lantainya saja.

Baca juga: Pelaku Penyerangan Mapolres Jeneponto Belum Terungkap, Puspom TNI Telah Kantongi Data Para Pelaku

"Korban sementara sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk, barang yang rusak sementara tidak ada, hanya ada tadi bekas lemparan bom molotov pada lantainya. Pelaku sementara ini satu orang,"terangnya.

Sementara itu, pihak kepolisian juga menurunkan Tim Inafis untuk mengidentifikasi bahan kimia yang terkandung dalam bom molotov yang digunakan pelaku untuk penyerangan.

"Dia bawa bom molotov sendiri, itu seperti dari botol bekas, jumlahnya berapa masih kami dalami. Untuk, alat sentrumnya yang digunakan itu berukuran kecil, (tegangannya) masih kami dalami,"terangnya.

Sementara itu, dari pihak ekspedisi masih enggan memberikan keterangan atas kejadian ini.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved