Bandar Narkoba di Lahat Dijerat Pasal Berlapis, Melawan saat Ditangkap dan Bunuh Bripda Faras
Sebanyak tiga polisi ditusuk bandar narkoba di Lahat, Sumsel. Bripda Faras tewas dalam penangkapan tersebut. Dua bandar narkoba dijerat pasal berlapis
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Siti Nurjannah Wulandari
Dalam proses penggerebekan, polisi menyita sebuah tas berwarna coklat milik Ebi.
"Di dalam tas tersebut berisi ganja yang sudah dipaket sebanyak 1.020 gram. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Polres Lahat untuk dilakukan pemeriksaan," imbuhnya.
Baca juga: Video Bripda Faras Tewas Diserang Bandar Narkoba saat Lakukan Penggerebekan, 2 Petugas Luka-luka
Bripda Faras Dapat Kenaikan Pangkat
Prosesi pemakaman Bripda Faras telah dilakukan di Palembang, Sumatra Selatan pada Rabu (22/1/2025) sekitar pukul 16.35 WIB.
Polisi kelahiran tahun 2002 tersebut mendapat kenaikan pangkat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas jasanya memerangi peredaran narkoba.
Kenaikan pangkat ini tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep : 152/I/2025 tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa.
Prosesi pemakaman diiringi tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir dari kepolisian.
Diketahui, Bripda Faras dilantik menjadi polisi pada 21 Desember 2022.
Awalnya Bripda Faras ditugaskan di Polda Sumsel kemudian dipindahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Lahat pada Maret 2024.
Selama bertugas, Bripda Faras dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan pemberani.
Kematian Bripda Faras meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga, terlebih ayahnya seorang anggota polisi.
Baca juga: Sosok Kekasih Bripda Faras Batal Menikah, Tatapan Kosong karena sang Polisi Ditikam Bandar Narkoba
Ayah korban, Kompol Ahmad Fauzie terlihat memasangkan topi baret merah dan tanda kehormatan kepada jenazah saat prosesi pemakaman.
“Anak saya adalah pahlawan, ia telah melakukan tugasnya dengan penuh dedikasi, meski harus mengorbankan nyawanya,” ujar Kompol Ahmad Fauzi.
Kompol Ahmad Fauzie yang bertugas sebagai Kepala Bagian Logistik Polres Ogan Ilir masih tak menyangka anaknya tewas ditikam.
Sosok Bripda Faras
Kekasih Bripda Faras, Tita, turut datang ke rumah duka setelah mendapat kabar kematian korban dari rekan seangkatan.
"Dapat kabar dari kawan satu lettingnya sekitar jam setengah 4 tadi kalau Ayas (korban) kena tusuk sajam saat penggerebekan," tuturnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.