Kamis, 14 Mei 2026

Kebakaran Pasar Induk Cepu Blora: 80 Los Pedagang Terbakar

Kebakaran di Pasar Induk Cepu Blora menghanguskan 80 los pedagang, diduga akibat korsleting listrik.

Tayang:
IST
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman api kebakaran di Pasar Induk Cepu Blora, Minggu (26/1/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 80 los pedagang di Pasar Induk Cepu, Blora, terbakar pada Minggu (26/1/2025) sekira pukul 05.00 WIB.

Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

Koordinator Pasar Induk Cepu, Hartono, menjelaskan, kebakaran berawal dari salah satu los pedagang.

"Kemungkinan terjadi karena korsleting listrik dari salah satu los pedagang," ungkap Hartono saat dihubungi oleh Tribunjateng.

Ia menambahkan, akibat kebakaran ini, sebanyak 80 los pedagang terbakar.

Hingga saat ini, pihak pengelola pasar masih melakukan perhitungan terkait kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.

"Ada 80 titik los pedagang yang terbakar," jelas Hartono.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Blora, Hariyanto Purnomo, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

"Iya, kebakaran di kompleks bangunan lama Pasar Induk Cepu," katanya saat dikonfirmasi.

Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi kejadian, lanjut Hariyanto, petugas pemadam kebakaran langsung berupaya melakukan pemadaman api.

Baca juga: Keluarga Ungkap Sosok Aulia Belinda Korban Kebakaran Glodok Plaza Eks Pramugari Jadi Konsultan Hukum

"Ini masih pendinginan," ujarnya.

Kebakaran ini telah mengundang perhatian warga setempat, terutama setelah beberapa video kebakaran beredar di grup WhatsApp, menunjukkan api yang membubung tinggi dan asap hitam pekat.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Diduga karena Korsleting Listrik, 80 Los Pedagang Pasar Induk Cepu Blora Terbakar

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved