Berita Viral
4 Fakta Pria Menangis di Masjid Solo, Terdengar Lewat Speaker hingga Membuat Geger
Seorang pria membuat geger warga kawasan belakang Universitas Sebelas Maret (UNS) karena menangis pada dini hari di masjid.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria membuat geger warga kawasan belakang Universitas Sebelas Maret (UNS) di Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu dini hari, (12/11/2025).
Pria itu menangis di Masjid Nurul Amal dan suaranya terdengar keras lewat pengeras suara.
Video yang merekam tangisan pria itu beredar di media sosial, misalnya di akun Instagram @surakartakita.
Berikut fakta-fakta peristiwa menangisnya seorang pria di masjid.
1. Identitas orang yang menangis
Sriyoto, ketua RT sekaligus takmir Masjid Nurul Amal, mengungkap identitas orang menangis di masjid. Dia mengatakan orang itu adalah Beni, seorang warga yang kerap mengaji di masjid menjelang subuh.
"Iya itu suara Pak Beni," kata Sriyoto, Rabu, dikutip dari Tribun Solo.
Sriyoto menyebut Beni memang sering merapal ayat-ayat suci di masjid pada malam hari.
Mengenai alasan Beni menangis, Sriyoto berkata Beni terbawa suasana pada malam itu. Hatinya tersentuh hingga dia menangis. Adapun pengeras suara masjid masih dalam keadaan aktif.
"Memang beliau sering mengaji di sini malam-malam sebelum salat subuh," ucap Sriyoto.
"Jadi memang awalnya ngaji seperti biasa, terus tiba-tiba terbawa suasana dan menangis. Dan ternyata pengeras suaranya nyala."
Baca juga: Sosok Pria yang Menangis Lewat Pengeras Suara Masjid di Solo
2. Beni sempat ditenangkan warga
Lantaran suara Beni terdengar keras lewat pengeras suara, warga setempat memutuskan keluar dari rumah dan menyelidiki apa yang terjadi.
Sriyoto yang menjadi takmir masjid langsung mematikan pengeras suara. Lalu, Beni pun ditenangkan.
"Beberapa warga langsung ke sini, terus mematikan pengeras suara dan menenangkan yang bersangkutan. Cuma beberapa menit setelah suara itu terdengar," kata Sriyoto.
Menurut Sriyoto, Beni tampak lemas sesudah lama menangis,
"Beliau sempat lemas mungkin karena nangis dan ditenangkan warga, kemudian istirahat sebentar terus pulang," katanya.
3. Berprofesi sebagai tukang tambal ban
Samsu Tri Wahyudin yang menjadi Camat Jebres mengungkap sosok Beni. Dia menyebut Beni sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban.
“Namanya Pak Beni, kerjanya tambal ban di belakang gapura Taman Cerdas Soekarno Hatta, samping Kantor BPN,” kata Samsu.
Seperti Sriyoto, Samsu juga mengonfirmasi bahwa orang yang menangis adalah Beni.
"Orang yang menangis itu memang sudah biasa mengaji jam 03.30 WIB menjelang azan subuh, tapi waktu itu kok kebablasen terbawa suasana hati sampai menangis dan tetap pakai mic," kata Samsu, Rabu.
Samsu mengatakan Beni memang rutin mengaji malam di masjid.
"Sudah terkonfirmasi. Suara TOA ini dari Masjid Nurul Amal, RT 02 RW 25 Jebres Tengah, Kelurahan Jebres."
4. Warga mengeluh tak bisa tidur
Video yang merekam suara tangisan Beni viral di media sosial.
Pada unggahan akun Instagram @surakartakita, disebutkan bahwa warga mengeluh tak bisa tidur karena mendengar suara Beni,
"Warga gerbang belakang UNS curhat jam 1 pagi tidak bisa tidur ada orang nangis pakai TOA," tulis akun itu pada keterangan unggahan.
Disebutkan pula informasi bahwa suara tangisan itu berasal dari salah satu masjid di sekitar lokasi.
(Tribunnews/Febri/Tribun Solo/Andreas Chris Febrianto)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul ALASAN Pria Menangis Dini Hari Berujung Warga Belakang UNS Solo Geger : Terbawa Suasana saat Ngaji
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suasana-masjid-Masjid-Nurul-Amal-di-kawasan-Jebres-Tengah.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.