Minggu, 17 Mei 2026

Gempa Hari Ini

Laut Maluku Diguncang Gempa M 5,4 Kamis Siang, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan M 5,4 mengguncang wilayah Laut Maluku, Provinsi Maluku Utara pada Kamis (4/12/2025) pukul 11.23 WIB atau 13.23 WIT.

Tayang:
BMKG
GEMPA LAUT MALUKU - Gempa bumi berkekuatan M 5,4 mengguncang wilayah Laut Maluku, Provinsi Maluku Utara pada Kamis (4/12/2025) pukul 11.23 WIB atau 13.23 WIT. Lokasi gempa tepatnya di laut pada jarak 169 Km arah tenggara Kota Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur pada kedalaman 36 km. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa M 5,4 mengguncang Laut Maluku pada kedalaman dangkal dan berasal dari aktivitas faulting.
  • BMKG menyatakan gempa memiliki mekanisme oblique thrust dan dirasakan skala II–III MMI.
  • Tidak ada laporan kerusakan, tidak berpotensi tsunami, dan belum terdeteksi gempa susulan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Gempa bumi berkekuatan M 5,4 mengguncang wilayah Laut Maluku, Provinsi Maluku Utara pada Kamis (4/12/2025) pukul 11.23 WIB atau 13.23 WIT.

Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki episenter terletak pada koordinat 0,31 derajat LS dan 125,70 derajat BT.

Lokasi gempa tepatnya di laut pada jarak 169 Km arah tenggara Kota Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur pada kedalaman 36 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas faulting di dasar Laut Maluku," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui keterangannya. 

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).

Dampak Gempa Bumi

Berdasarkan analisis hasil pengukuran percepatan tanah dan pemodelan peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Mangoli Utara, Kepulauan Sula.

Berdasar skala Modified Mercalli Intensity (MMI), yaitu skala intensitas gempa yang mengukur dampak dan kerusakan yang dirasakan manusia serta bangunan, gempa ini dirasakan pada skala II-III MMI.

Pada skala ini, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," tegas Daryono.

Adapun hingga pukul 11.45 WIB atau 13.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

(Tribunnews.com)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved