Kamis, 15 Januari 2026

Sosok Adi Surawijaya, Petugas Kemenhub Dituding Pungli Mobil Bantuan Aceh, Bantah Terima Uang

Berikut sosok petugas Kemenhub dituding lakukan pungli kepada mobil bantuan untuk korban bencana Aceh. Bantah terima uang.

Kolase: Kanal YouTube KompasTV
AKSI PUNGLI - Tangkap layar video viral petugas pungli mobil bantuan korban banjir Aceh. Relawan dipalak Rp150 ribu saat berada di depan Terminal Karya Jaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • BPTD Kelas II Sumatera Selatan disorot publik setelah seorang petugasnya diduga melakukan pungli terhadap mobil relawan asal Banten yang hendak menyalurkan bantuan banjir ke Aceh di Palembang.
  • Oknum tersebut diketahui bernama Raden Muhammad Adi Surawijaya, pegawai BPTD, dan pihak Dishub serta BPTD mengonfirmasi kejadian itu serta berjanji menindak tegas jika terbukti.
  • Adi membantah melakukan pungli dan mengaku hanya menerima dua kaleng minuman dari relawan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kinerja Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan disorot oleh publik.

Seorang petugasnya diduga melakukan tindakan pungli terhadap mobil relawan asal Banten yang hendak menyalurkan bantuan korban banjir ke wilayah Aceh.

Dugaan pungli terjadi di depan Terminal Karya Jaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/1/2026) kemarin.

Perlu diketahui, BPTD merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Indonesia.

BPTD bertugas mengelola, mengatur, dan mengawasi transportasi darat, sungai, danau, serta penyeberangan di wilayahnya, mencakup terminal tipe A, jembatan timbang, dan uji kelayakan kendaraan.

Baca juga: Kemarahan Yai Mim Viral, Kuasa Hukum Pilih Mundur usai Dituding Memeras: Saya di-Framing

Lantas siapa sosok petugas tersebut?

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, petugas yang diduga lakukan pungli bernama Raden Muhammad Adi Surawijaya.

Dikutip dari akun Facebook pribadinya, Adi adalah alumni Sekolah Menengah Atas Sjakhyakirti, Palembang.

Ia kemudian lanjut berkuliah di Universitas Sjakhyakirti Palembang.

Setelah lulus, dirinya berdinas di BPTD Kelas II Sumatera Selatan, bukan di Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang sebagaimana narasi yang beredar.

Tidak banyak informasi soal Adi.

Dirinya terakhir aktif di media sosial Facebook pada 15 November 2025 lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto membenarkan Adi adalah petugas BPTD.

Ia juga mengkonfirmasi, yang bersangkutan melakukan pemalakan.

"Kami konfirmasi permasalahan tersebut memang terjadi dan memang dilakukan oleh salah pegawai BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat). Di situ ada pemalakan," beber Agus, dikutip dari video klarifikasi yang diunggah akun Instagram @palembang.dishub. Jumat (9/1/2026)

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved