Minggu, 10 Mei 2026

Longsor di Bandung Barat

Medan Berat, Tim SAR Terjunkan Drone UAV Cari 80 Korban Longsor Cisarua

Pencarian difokuskan pada dua sektor, yakni Sektor Alpha dan Sektor Bravo, menggunakan metode pencarian manual dengan dukungan drone UAV.

Tayang:
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Eko Sutriyanto
TribunJabar.id/Andreand Damanik
RUMAH UTUH -Satu unit rumah berukuran sekira 4 x 5 meter, seolah jadi saksi bisu peristiwa tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (23/1/2026). Rumah tersebut jadi satu-satunya bangunan yang masih berdiri kokoh dan selamat dari terjangan longsor Cisarua 
Ringkasan Berita:
  • Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, dengan fokus di dua sektor menggunakan metode manual dan drone
  • Hingga kini tercatat 23 orang selamat, 9 meninggal dunia, dan sekitar 80 korban masih dalam pencarian 
  • Operasi dilakukan hati-hati karena kondisi tanah labil, sementara status tanggap darurat telah ditetapkan selama 14 hari.
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Sekitar 80 warga Cisarua masih berstatus dalam pencarian di lokasi bencana. 

Pencarian difokuskan pada dua sektor, yakni Sektor Alpha dan Sektor Bravo, menggunakan metode pencarian manual dengan dukungan drone UAV.

"Sejak pukul 06.00 WIB, tim melaksanakan asesmen menggunakan drone UAV untuk pemetaan potensi bahaya, penentuan area kerja, penempatan safety officer, serta jalur evakuasi darurat," ujar SAR Mission Coordinator (SMC) Ade Dian Permana melalui keterangan tertulis, Minggu (25/1/2026).

Operasi pencarian bakal dilanjutkan setelah area kerja dinyatakan aman.

Penggunaan alat berat belum memungkinkan karena kondisi tanah yang masih labil dan berisiko.

Total personel yang terlibat dalam operasi ini berjumlah 504 personel, terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, PLN Indonesia, serta potensi SAR, organisasi masyarakat, dan relawan.

Baca juga: Bupati Bandung Barat Jeje Terperosok ke Lumpur saat Cari Korban Longsor, Kaki Nyaris Tak Terlihat

Apabila kondisi memungkinkan, tim SAR gabungan juga akan mengerahkan dua ekor K9 Ditsamapta Polda Jawa Barat untuk melakukan asesmen pada titik-titik potensial keberadaan korban.

Hingga saat ini, data sementara mencatat 23 orang selamat, 9 orang meninggal dunia, 80 orang masih dalam pencarian, serta ditemukan 2 bagian tubuh (body part) yang masih dalam proses identifikasi.

Bencana longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bandung Barat sejak Jumat malam (23/1/2026). 

Kondisi tanah yang jenuh air memicu longsor besar pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, disertai aliran banjir bandang dari kawasan perbukitan. 

Material longsor dan lumpur menerjang permukiman warga, menimbun rumah, merusak infrastruktur, serta memutus akses jalan.

Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved