Sabtu, 25 April 2026

Berita Viral

Sosok Farradhilla, Mahasiswi UIN yang Selamat setelah Dibacok saat Sidang Skripsi, Ternyata Pesilat

Mahasiswi UIN Suska Riau selamat dari bacokan saat sidang skripsi. Ternyata ia pendekar silat yang berhasil menangkis serangan kapak pelaku.

Ringkasan Berita:
  • Mahasiswi UIN Suska Riau, Farradhilla (23), dibacok saat hendak sidang skripsi.
  • Pelaku menyerang dengan kapak di ruang sidang Fakultas Syariah dan Hukum.
  • Korban merupakan pendekar PSHT dan sempat menangkis serangan pelaku.
  • Ia menderita 7–8 luka dan sempat kabur lewat jendela.
  • Usai operasi, kondisi korban stabil dan dirawat intensif di RSUD Arifin Achmad.

TRIBUNNEWS.COM - Aksi pembacokan mahasiswi di ruang sidang jadi sorotan publik akhir-akhir ini.

Mahasiswi bernama Farradhilla Ayu Pramesti (23) dibacok oleh Raihan (21) saat hendak sidang skripsi di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Kamis (26/2/2026) pagi.

Kasus ini menambah daftar kekerasan berbasis relasi personal yang terjadi di ruang publik, termasuk kampus yang seharusnya menjadi tempat aman bagi mahasiswa.

Terkait hal tersebut, kasus ini menambah panjang daftar kasus kekerasan terhadap perempuan.

Komnas Perempuan pada tahun 2025 mencatat ada 4.472 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Korban pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan usai dibacok oleh tersangka menggunakan kapak.

Kini, kondisi korban sedang dalam pemulihan pascaoperasi.

Farradhilla ternyata merupakan seorang pendekar silat yang tergabung dalam organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Dengan keahlian bela dirinya tersebut, ia menahan serangan pelaku.

Demikian yang disampaikan oleh Wakil Dekan 3 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau, Alpi Syahrin.

"Dia itu pesilat. Adik ibunya bilang korban ini sudah jadi pelatih silat di kampungnya di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau," kata Alpi saat berbincang dengan Kompas.com, Jumat (27/2/2026).

Baca juga: Polisi Periksa Kejiwaan Mahasiswa yang Bacok Mahasiswi di UIN Riau

Ia menceritakan, mahasiswi semester 8 Ilmu Hukum ini mendapatkan sejumlah luka karena menangkis serangan tersangka.

"Tujuh atau delapan lukanya. Dia kan menangkis serangan pelaku," sebut Alfi.

Sementara itu, menurut Sekretaris Prodi Ilmu Hukum, Rudiadi, apabila korban tak punya kemampuan silat, kecil kemungkinan korban bisa selamat.

"Kalau dia (Farradhila) gak jago silat, kecil kemungkinan dia selamat. Tapi mental dia kuat, sudah terluka dan berdarah, dia masih mampu menahan kapak pelaku," timpal Rudiadi.

KASUS PEMBACOKAN - (Kiri) Tampang Raihan Muzafar (21), pembacok Farradhila Ayu Pramesti (23), mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, pada Kamis (26/2/2026) pagi.
KASUS PEMBACOKAN - (Kiri) Tampang Raihan Muzafar (21), pembacok Farradhila Ayu Pramesti (23), mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, pada Kamis (26/2/2026) pagi. (Istimewa/Kolase: TribunPekanbaru.com/Istimewa)

Lompat dari Jendela

Mengutip TribunPekanbaru.com, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan, korban yang berada di dalam ruangan tiba-tiba diserang oleh tersangka menggunakan kapak.

Beruntung, korban sempat melarikan diri setelah menangkis serangan tersangka.

Korban berhasil kabur melalui jendela meski di luar ruangan korban kembali disergap tersangka.

"Korban saat itu sempat melarikan diri kalau dari keterangan yang kami dapat di TKP, korban sempat melarikan diri melalui jendela," ujar AKP Anggi.

Korban Dirawat Intensif

Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Arifin Achmad, Yusi Prastiningsih menjelaskan, korban masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Kamis sore.

Korban masuk ke IGD dalam kondisi sadar dan menderita sejumlah luka senjata tajam di tangan, lengan, punggung, dan kepala korban.

“Pasien atas nama Farradhilla Ayu Pramesti, usia 23 tahun, datang ke IGD dengan keluhan luka bacok di lengan kiri, tangan kiri, punggung, dan kepala. Saat tiba, pasien dalam kondisi sadar,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Setelah dilakukan penanganan, korban berhasil menjalani operasi untuk menangani luka-lukanya pada Kamis malam.

Kini, kondisi korban pun sudah stabil dan sudah dirawat di ruang perawatan.

"Pascaoperasi, pasien kami observasi secara ketat. Alhamdulillah, kondisi saat ini stabil dan sadar,"

Baca juga: Motif Raihan Bacok Farra Mahasiswi UIN Suska: Tak Terima Dicampakkan Korban yang Mau Fokus Skripsi

"Pasien dirawat di ruang rawat inap Gardenia dan terus dipantau oleh tim dokter spesialis agar proses pemulihan berjalan optimal," tambah Yusi, dikutip dari TribunPekanbaru.com.

Kronologi Singkat

Kejadian bermula saat korban hendak sidang skripsi, Kamis (26/2/2026) pagi.

Saat itu, korban tengah sendirian di sebuah ruangan ujian akhir untuk menunggu jadwal ujian. 

Namun, tiba-tiba tersangka datang sambil membawa kapak dan langsung menyerang korban.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Mencekam, Mahasiswi UIN Suska Riau Kabur Lewat Jendela untuk Selamatkan Diri dari Pelaku Pembacokan

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunPekanbaru.com, Rizku Armanda)(Kompas.com, Idon Tanjung)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved