Pembunuhan di Kamar Kos
Detik-detik Pria di Batam Bunuh Pacar Sesama Jenisnya, Berawal dari Cemburu ke Mantan
Cemburu karena mantan punya pacar baru, pria di Batam gelap mata. Hubungan sesama jenis berakhir tragis dengan penusukan di kamar indekos.
Ringkasan Berita:
- Pria di Batam membunuh mantan kekasih sesama jenisnya di kamar indekos.
- Pelaku cemburu setelah korban menjalin hubungan dengan pria lain.
- Pelaku memergoki korban bersama pasangan barunya lalu terjadi cekcok.
- Dalam emosi, pelaku menikam korban hingga tewas.
- Setelah kejadian, pelaku melarikan diri lalu menyerahkan diri ke polisi.
TRIBUNNEWS.COM - Drama asmara biasanya identik dengan patah hati.
Namun yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sedikit berbeda.
Kisah hubungan asmara cinta segitiga sesama jenis ini berakhir tragis.
Seorang pria berinisial MY alias Yusuf (31) kini berhadapan dengan hukum setelah nekat menghabisi nyawa mantan kekasih sesama jenisnya, AS (22).
Aksi pembunuhan tersebut terjadi di sebuah kamar kos di kawasan Perumahan Family Dream, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Selasa (10/3/2026) siang.
Mengutip TribunBatam.id, polisi menemukan indikasi bahwa pelaku sudah melakukan pengamatan sejak beberapa hari sebelum beraksi.
Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman mengatakan kejadian bermula ketika MY baru saja pulang dari Bali setelah bekerja.
Namun, ia menaruh curiga kepada korban karena adanya perubahan sikap.
Akhirnya, pelaku pun memata-matai korban dengan menyewa rumah di depan rumah korban.
Pada Selasa siang, pelaku melihat korban keluar dari rumahnya.
MY pun membuntuti korban hingga mengetahui AS masuk ke sebuah bangunan.
Baca juga: Sosok Yusuf, Bunuh Kekasih Sesama Jenis di Batam, Pergoki Korban Berduaan dengan Pria Lain
Ia akhirnya masuk ke rumah tersebut dan mendapati korban sedang berpelukan dengan pria lain berinisial AB (24).
MY lalu memukul kepala kedua pria tersebut menggunakan kayu.
Sempat terjadi duel antara korban dan pelaku hingga akhirnya MY mengeluarkan pisau untuk menikam AS.
AS pun terkena luka senjata tajam di bagian punggung dan kepalanya.
Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi.
"Pelaku sudah kami amankan. Yang bersangkutan langsung menyerahkan diri. Saat ini masih menjalani pemeriksaan lanjutan," kata Eriman, Selasa (10/3/2026).
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Rahmat Susanto mengatakan, pelaku mengaku cemburu dan sakit hati terhadap korban.
"Pelaku merasa cemburu dan sakit hati karena korban sebelumnya meminta putus dengan alasan ingin hidup normal, namun ternyata menjalin hubungan dengan pria lain," ungkap Kanit Reskrim, Rahmat, Rabu (11/3/2026) pagi.
Pengakuan Pelaku
Saat pemeriksaan, MY mengaku marah dan cemburu terhadap korban.
"Saya kesal, saya marah merasa dibohongi sama dia. Makanya saya nekat membunuhnya," ujar Yusuf kepada wartawan di ruang penyidik, Selasa (10/3/2026) malam.
Baca juga: Detik-Detik Tugboat Tenggelam di Batam hingga Evakuasi ABK Selamat Usai 3 Hari Terjebak
Mengutip TribunBatam.id, MY dan AS sempat menjalani hubungan jarak jauh karena pelaku harus bekerja di Bali.
Saat itu, korban meminta putus dari MY dengan alasan ingin kembali hidup normal.
Namun ternyata korban justru menjalani hubungan dengan pria lain berinisial AB (24).
Hal tersebutlah yang membuat pelaku marah dan cemburu.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Jejak Pembunuhan di Nongsa, Pelaku Sempat Intai Korban Hingga Terjadi Duel
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunBatam.id, Beres Lumbantobing)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.