Mayat Berbalut Selimut dan Dibungkus Plastik Sampah Ditemukan di Soppeng
Mayat misterius berbalut selimut dan dibungkus kantong plastik sampah gegerkan warga Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, wajahnya sulit dikenali.
Ringkasan Berita:
- Mayat berbalut selimut dan dibungkus plastik sampah ditemukan di sebuah kebun di Desa Congko, Soppeng, Senin (30/3/2026).
- Kondisi mayat sudah mengalami proses pembusukan sehingga sulit dikenali.
- Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel pun dikerahkan ke lokasi mengevakuasi dan mengidentifikasi mayat tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Mayat tanpa identitas ditemukan di kebun milik warga, di Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Senin (30/3/2026) kemarin.
Temuan mayat ini bikin geger dan mengundang misteri karena ketika ditemukan kondisinya berbalut selimut lalu dibungkus kantong plastik sampah.
Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel pun dikerahkan ke lokasi mengevakuasi temuan itu.
Setelah itu, mayat dalam kantong kresek hitam tersebut dibawa ke RS Bhayangkara, Makassar.
Membusuk
Proses identifikasi jenazah dilakukan Tim Forensik lantaran jenazah yang ditemukan itu sudah sulit dikenali.
Pasalnya kondisi jenazah diduga sudah mengalami pembusukan lanjut.
Dantim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, Ipda Sultan mengatakan, awal mula temuan itu setelah polisi menerima informasi masyarakat.
Baca juga: Penemuan 2 Mayat di Masjid Brebes, Korban Terakhir Terlihat Sebelum Idul Fitri
"Jadi tim penyidik dipimpin Pak Kasat Polres Soppeng dan tim penyidik lainnya menuju TKP mengevakuasi penemuan mayat tersebut," kata Ipda Sultan ditemui wartawan, Selasa (31/3/2026).
"Jadi identitasnya ini belum diketahui, masih mister X," sambungnya.
Terkait penanganan lebih lanjut ihwal penyelidikan kasus itu, kata Sultan, masih dikoordinasikan dengan penyidik Polres Soppeng.
"Dalam hal ini Pak Kasat, penyidiknya meminta kami untuk identifikasi dulu siapa ini jenazah, mencari juga identitas dan pihak keluarga," terangnya.
Baca juga: Viral, Mayat Pria Ditinggal di Dalam Mobil Depan RS OG Hospital Binjai, Ternyata Korban Penganiayaan
Lebih lanjut dijelaskan, penanganan kasus itu terus didalami penyidik lantaran identitas dan jenis kelamin mayat belum diketahui.
"Ini nanti kita berkoordinasi dulu Pak Kasat, penyidik, untuk tindak lanjutnya bagaimana. Ini jenis kelaminnya juga belum diketahui, cuma kita menerima saja dulu jenazahnya," bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-garis-polisi-55rghh.jpg)