Profil dan Kiprah Kades Hoho Alkaf, Rumah Diteror Bom Molotov hingga Mobil Terbakar, Pernah Viral
Berikut profil Kades Hoho Alkaf yang mobilnya terbakar akibat teror bom molotov di rumahnya yang berada di Banjarnegara.
Ringkasan Berita:
- Teror pembakaran mobil menggunakan bom molotov terjadi di rumah Kades Hoho Alkaf.
- Mobil yang dibeli pada 2020 dengan harga sekira Rp400 juta mengalami kerusakan parah.
- Berikut profil Kades Hoho Alkaf yang mobilnya terbakar akibat teror bom molotov di rumahnya yang berada di Banjarnegara.
TRIBUNNEWS.COM - Rumah Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yakni Welas Yuni Nugroho atau Hoho Alkaf, diteror bom molotov.
Bahkan, satu mobil Honda Civic Turbo miliknya yang terparkir di garasi rumah, terbakar.
Teror pembakaran mobil menggunakan bom molotov terjadi di rumah Kades Hoho Alkaf pada Kamis (23/4/2026) sekira pukul 04.10 WIB.
Kades Hoho bersama istri sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum akhirnya warga berdatangan seusai salat Subuh.
Akibat kejadian tersebut, mobil yang dibeli pada 2020 dengan harga sekira Rp400 juta itu mengalami kerusakan parah.
"Untuk perbaikan belum tahu harus seperti apa, karena kondisinya terbakar seperti itu. Bagian dalamnya juga ikut terbakar," ungkap Kades Hoho, Jumat (24/4/2026), dilansir TribunJateng.com.
Sementara itu, berikut profil Kades Hoho Alkaf yang mobilnya terbakar akibat teror bom molotov:
Profil dan Kiprah Kades Hoho Alkaf
Kades Hoho Alkaf lahir di Banjarnegara, Jawa Tengah, pada 11 Juni 1983.
Kades Hoho memiliki nama lengkap Welas Yuni Nugroho.
Nama itu diberikan oleh orang tuanya yakni Hartati dan Siswoyo Siswoharsono.
Adapun sang ayah yakni Siswoyo merupakan anggota DPRD Banjarnegara yang menjabat empat kali periode.
Baca juga: Kronologi Rumah Kades Hoho Diteror Bom Molotov, Diduga Terkait Konflik Penjaringan Perangkat Desa
Siswoyo juga merupakan mantan Kepala Desa Purwasaba periode 1990-1998.
Kades Hoho mengambil jurusan S1 Hukum di Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Lalu, untuk jenjang S2, ia mengambil jurusan yang sama.
Dikutip dari TribunJateng.com, Hoho kemudian melanjutkan perjuangan sang ayah menjadi kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.