Breaking News:

Manusia Tinggal Punya Waktu 1.000 Tahun di Bumi

Hawking mengatakan, risiko bencana di Bumi akan makin meningkat sehingga ia tak yakin kehidupan manusia bertahan hingga 1.000 tahun di muka Bumi

NASA/Kompas.com
Foto yang direkam oleh awak Ekspedisi 30 melalui Cupola di Stasiun Ruang Angkasa pada 29 Desember 2011. Merekam kawasan Danau Egirdir Golu di Turki. 

TRIBUNNEWS.COM - Fisikawan Stephen Hawking memberikan sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan belum lama ini. Menurut dia, manusia hanya memiliki sisa waktu sekitar 1.000 tahun saja untuk tinggal di Bumi.

Hawking mengatakan, risiko bencana di Bumi akan makin meningkat sehingga ia tak yakin kehidupan manusia bertahan hingga 1.000 tahun ke depan di muka Bumi.

Satu-satunya cara yang menyelamatkan umat manusia dari kepunahan adalah menyiapkan koloni lain di tata surya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Hawking dalam forum yang digelar Oxford Union di Inggris pada 14 November 2016 lalu.

"Kita harus pergi ke luar angkasa untuk masa depan manusia," kata Hawking seperti dikutip Science Alert.

Hawking mengatakan, manusia menghadapi risiko bencana yang makin meningkat seperti kemungkinan akan adanya perang nuklir, percobaan virus rekayasa genetika, atau bahkan ancaman dari peningkatan kecerdasaan buatan.

Dampak perubahan iklim juga semakin jelas terlihat meskipun beberapa usaha dilakukan untuk mencegahnya.

Contohnya, semakin hari lahan untuk bercocok berkurang, begitu juga sumber makanan di laut yang merosot jumlahnya karena naiknya suhu laut.

Jelas jika Hawking berpendapat manusia perlu rencana cadangan.

"Kita tidak akan bertahan hidup lebih dari 1.000 tahun lagi tanpa keluar dari planet kita yang rapuh," tambah Hawking.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved