Menristek Dorong Kolaborasi Riset Indonesia dengan Luar Negeri

Pihaknya merekomendasikan agar pekerja riset di Indonesia berkolaborasi dengan profesor asing dan hal ini dapat diterapkan di semua universitas.

Menristek Dorong Kolaborasi Riset Indonesia dengan Luar Negeri
TRIBUNNEWS/FAHDI FAHLEVI
Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang PS Brodjonegoro 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang PS Brodjonegoro menyebut peran penting pihak asing dalam dunia riset di Indonesia.

Pihaknya merekomendasikan agar pekerja riset di Indonesia berkolaborasi dengan profesor asing dan hal ini dapat diterapkan di semua universitas.

"Jadi mendatangkan profesor asing, atau pekerja riset berkolaborasi dengan profesor asing sangat direkomendasikan untuk semua universitas di Indonesia," tutur Bambang.

Terkait wacana mendatangkan rektor asing untuk memimpin perguruan tinggi yang digagas oleh pendahulunya Mohamad Nasir, Bambang mengaku tidak membahas hal tersebut.

Menurut Bambang, saat ini yang terpenting adalag kerjasama antara dunia penelitian dalam negeri dengan pihak asing.

Baca: 10 Perguruan Tinggi Masuk Daftar Kampus dengan Penelitian Terbaik di Indonesia

"Kita gak bicara rektor asing di sini, yang penting adalah kita butuh kerjasama penelitian lebih banyak dengan pihak asing," pungkas Bambang.

Sebelumnya, rencana Menristek Mohamad Nasir mendatangkan rektor dari luar negeri untuk memimpin perguruan tinggi mendapatkan pro dan kontra.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved