Breaking News:

Pusat Unggulan Iptek Hasilkan 863 Hak Paten, Tahun Depan 10 Startup Bermitra dengan Industri

Produk-produk inovasi yang mereka hasilkan mayoritas hanya sampai pada hak paten, belum banyak yang mampu menembus pasar.

IST
Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kemenristek/BRIN Kemal Prihatman (paling kiri) di acara media gathering Forum Wartawan Teknologi dan Inovasi (Forwatekin) dengan RIstek BRIN di Bogor, Jumat (6/12/2019). 

Di sisi lain, Science Techno Park (STP) saat ini mencapai 46 buah, dengan sebanyak 19 di antaranya dibina Kemristek.

Rinciannya, 7 berupa tujuh badan usaha, 54 lembaga pemerintah kementerian, 49 lembaga pemerintah nonkementerian dan 28 perguruan tinggi.

Kemal menambahkan, upaya akselerasi yang dilakukan selama ini adalah dengan meningkatkan kemampuan lembaga dalam mengakses informasi teknologi, mengefisienkan penggunaan sumber daya dan tata kelola dari hulu ke hilir.

Dia menilai, upaya percepatan bisa mendorong produk-produk inovasi yang dihasilkan lembaga litbang meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.

Untuk mendukung pemerintah dalam percepatan inovasi, Ketua Forwatekin, Juanda mengatakan, pemerintah melalui Kemeristek/BRIN harus mendorong produk-produk inovasi yang dihasilkan lembaga-lembaga litbang bisa benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.

“Jangan berpuas dengan banyak hasil penelitian dan hak paten tapi harus banyak hasil inovasi yang bisa langsung bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Juanda juga menambahkan, perlu adanya sentuhan kreasi dan aspek entrepreunership dalam pengembangan produk-produk inovasi agar mampu mampu masuk ke dalam dunia industri, yang nantinya akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved