Startup Rusia Produksi Massal Robot Humanoid yang Bisa Mirip Kamu

Promobot telah meluncurkan produksi serial robot unik yang tidak hanya bisa bekerja untuk anda, namun juga 'mirip' dan menirukan ekspresi

Startup Rusia Produksi Massal Robot Humanoid yang Bisa Mirip Kamu
promp-bot.ai
Sebuah prototype robot dengan tampilan manusia dari startup Rusia Promobot 

TRIBUNNEWS.COM, PERM - Startup Rusia Promobot telah meluncurkan produksi serial robot unik yang tidak hanya bisa bekerja untuk anda, namun juga 'mirip' dan menirukan ekspresi wajah anda.

Berbasis di kota Perm Rusia, Promobot mengatakan bot humanoidnya yang disebut 'Android Robo-C' dapat menggantikan pekerjaan apapun yang dilakukan manusia, baik di kantor maupun di rumah.

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (8/12/2019), menurut penciptanya, Robo-C ini dapat menjawab pertanyaan orang saat berada di pusat perbelanjaan dan museum, kemudian menjadi administrator atau karyawan kantor hingga menyapa pengunjung dan berkomunikasi dengan mereka.

Baca: Pusat Unggulan Iptek Hasilkan 863 Hak Paten, Tahun Depan 10 Startup Bermitra dengan Industri

Baca: Indonesia Innovation Forum Upaya Bank Mandiri Gaet Jaring Startup

Namun, pekerjaan yang bisa dilakukan robot humanoid ini hanya bertahan selama delapan jam karena setelah itu baterai pun harus segera diisi ulang.

"Ini merupakan robot humanoid pertama di dunia yang tidak hanya dapat meniru penampilan manusia, namun juga bisa diintegrasikan ke dalam sektor bisnis," kata salah satu pendiri sekaligus Direktur Pengembangan Promobot, Oleg Kivokurtsev.

"Kami telah membuat satu prototype dan sekarang kami akan merilis massal," katanya.

Sedangkan untuk penggunaan di rumah, robot ini dapat juga difungsikan sebagai 'dekorasi' yang agak aneh karena penampilan dan wajahnya yang menyerupai anda.

Robot ini dapat berbicara dengan anda karena dibekali lebih dari 100.000 modul ucapan dalam sistem Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan serta memainkan lebih dari 600 jenis ekspresi wajah.

Promobot berencana membuat 10 'robot pendamping', kata Kivokurtsev, siapapun dapat memesan robot ini namun belum jelas berapa biaya yang harus dibayar untuk satu unit robot.

Perlu diketahui, penjualan lusinan robot yang bisa berbicara ini telah dilakukan Promobot di kawasan Rusia dan sekitarnya.

Robot-robot itu pun bisa bekerja di 35 negara sebagai administrator, promotor, konsultan, pemandu wisata, serta menggantikan atau mendukung pekerjaan manusia.

Pencipta robot ini pun berencana menjual secara luas hingga seribu robot layanan ke berbagai negara Eropa pada 2024 mendatang.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved