Penjelasan BMKG Mengenai Zona Megathrust di Sukabumi yang Berpotensi Picu Gempa Bumi dan Tsunami

BMKG memberikan penjelasan mengenai informasi adanya potensi zona megathrust yang dapat memicu gempa bumi dan tsunami di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Penjelasan BMKG Mengenai Zona Megathrust di Sukabumi yang Berpotensi Picu Gempa Bumi dan Tsunami
Wikipedia
ILUSTRASI setting lempeng tektonik Sunda Megathrust. BMKG memberikan penjelasan mengenai informasi adanya potensi zona megathrust yang dapat memicu gempa bumi dan tsunami di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. 

TRIBUNNEWS.COM - Belum lama ini beredar informasi adanya potensi zona megathrust yang dapat memicu gempa bumi dan tsunami di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun menanggapi informasi ini.

Melalui unggahan di akun Instagram @infobmkg pada Sabtu (29/2/2020) hari ini, BMKG memberikan penjelasan ilmiah mengenai potensi zona megathrust di wilayah Sukabumi.

Penjelasan ilmiah disampaikan oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.

Catatan Sejarah

BMKG menjelaskan, secara tektonik wilayah pesisir Sukabumi berhadapan dengan zona megathrust Samudera Hindia.

Ini merupakan zona subduksi lempeng aktif dengan aktivitas kegempaan yang tinggi.

Sejumlah gempa bumi kuat di wilayah selatan Jawa Barat dan Banten sudah tercatat dalam sejarah.

Yakni, gempa bumi pada 22 Januari 1780 dengan magnitudo 8.5.

Kemudian, gempa bumi pada 27 Februari 1903 dengan magnitudo 8.1, dan gempa bumi pada 17 Juli 2006 dengan magnitudo 7.8.

HALAMAN SELENGKAPNYA>>>

Editor: Rizki Aningtyas Tiara
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved