Breaking News:

Virus Corona

Ilmuwan Kembangkan Kecerdasan Buatan untuk Prediksi Tingkat Keparahan Pasien Covid-19

Kecerdasan Buatan digunakan untuk memprediksi tingkat keparahan pasien yang terkena virus corona

ERIN BOLLING / US ARMY / AFP
ILUSTRASI - Foto Angkatan Darat AS pada 8 Maret 2020 menunjukkan seorang karyawan USAMRIID (Institut Penelitian Medis Angkatan Darat Amerika Serikat) sedang melakukan penelitian terhadap virus coronavirus baru, COVID-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Peneliti mulai mengandalkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi pasien Covid-19 yang berpotensi menjadi sakit parah.

Algoritma AI yang dibangun oleh para peneliti New York University menemukan bahwa usia, jenis kelamin, pola gambar paru-paru, dan suhu, bukan indikator risiko yang paling penting.

Sebagai gantinya, ia mengidentifikasi serangkaian indikator lain untuk memprediksi pasien berisiko mengalami kondisi parah seandainya terkena Covid-19, Seperti yang diberitakan South China Morning Post berdasarkan penelitian yang dipublikasikan secara online di jurnal Computers, Material & Continua, 30 Maret 2020.

Dalam kemitraan dengan dokter China, model AI menggunakan data dari dua rumah sakit di kota Wenzhou.

Model tersebut menunjukkan tiga faktor risiko utama adalah peningkatan enzim hati alanine aminotransferase, mialgia (sejenis nyeri otot), dan peningkatan kadar hemoglobin.

Model yang mereka bangun terbukti memiliki akurasi 70 hingga 80 persen dalam memprediksi kasus yang parah.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved