Misteri Tiga Liontin di Kamp Kematian Nazi, Ternyata Berasal Dari Tiga Negara

Orang-orang tersebut dibunuh di sebuah kamp kematian Nazi di sebuah daerah yang dinamakan Sobibor, bagian timur Polandia.

Editor: Hendra Gunawan
(Yoram Haimi/Israel Antiquities Authority via LIVE SCIENCE)
Liontin yang ditemukan di dekat kamar gas di Polandia. Liontin tersebut milik korban kekejaman tentara Nazi. 

TRIBUNNEWS.COM -- Tiga buah liontin milik korban kekejaman Nazi ditemukan oleh arkeolog Polandia.

Orang-orang tersebut dibunuh di sebuah kamp kematian Nazi di sebuah daerah yang dinamakan Sobibor, bagian timur Polandia.

Dua liontin ditemukan para peneliti di tempat korban holocaust, lokasi pembantaian orang Yahudi oleh Nazi.

Baca juga: Rumah Kelahiran Hitler di Austria Jadi Kantor Polisi, Korban Holocaust Protes

Keduanya diperkirakan, dipaksa membuka pakaiannya sebelum penjaga menggiring mereka ke kamar gas.

Sementara liontin ketiga menurut Otoritas Barang Antik Israel (IAA), ditemukan di dekat kuburan massal di kamp kematian.

"Tak banyak hal yang diketahui tentang cerita di balik liontin yang memilukan ini," ungkap Yoram Haimi, arkeolog yang memimpin penggalian.

Mengutip Live Science, Selasa (1/2/2022) butuh sekitar 10 tahun penggalian untuk menemukan ketiga liontin di Sobibor.

Baca juga: Didakwa 11.000 Pembunuhan, Nenek 96 Tahun Mantan Petugas Nazi Berusaha Kabur dari Pengadilan

Meski setiap liontin berbeda, ketiganya memiliki penggambaran Musa dan 10 Perintah Allah di satu sisi.

Sedangkan sisi lainnya menggambarkan doa Ibrani 'Shema Yisrael' yang diterjemahkan menjadi 'Dengarlah hai Israel'.

Kata-kata yang dibingkai di setiap liontin logam tersebut ditulis dengan tangan.

Peneliti juga berhasil mengidentifikasi negara asal masing-masing liontin yaitu Ukraina, Polandia, dan Cekoslowakia.

"Ada kemungkinan liontin (milik korban Nazi) untuk mengidentifikasi semacam tradisi atau mode di antara komunitas Yahudi di Eropa Timur. Namun tak jelas bagaimana liontin itu tersebar luas," jelas Haimi.

Ia pun bertanya-tanya apakah liontin korban kekejaman Nazi ini memang didistribusikan di sinagoga oleh komunitas Yahudi lokal ataukah diproduksi untuk pesanan individu?

"Penelitian liontin sedang berlangsung dan kami mengundang publik untuk memberi kami rincian tentang mereka," paparnya.

Baca juga: Penampakan Vila yang Diyakini Tempat Adolf Hitler dan Petinggi Nazi Melakukan Operasi Plastik

Dari 6 juta orang Yahudi yang terbunuh selama Holocaust, sekitar 250.000 orang meninggal di Sobibor antara tahun 1942 hingga 1943.

Namun jumlah korban tewas kemungkinan bisa lebih tinggi. Sobibor terhubung dengan rel kereta api yang mengangkut orang-orang Yahudi yang ditangkap dari seluruh Eropa.

Akan tetapi, tak semua kemungkinan diangkut dengan kereta. Ada juga yang ditangkap dan dibawa ke kamp kematian dengan berjalan kaki atau truk.

"Aspek pribadi dan manusia dari penemuan liontin (milik korban kekejaman Nazi) ini sangat mengerikan," kata Eli Eskozido, direktur IAA dalam sebuah pernyataan. (Kontributor Sains, Monika Novena)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Liontin Korban Kekejaman Nazi Ditemukan di Dekat Kamar Gas di Polandia"

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved