Bumi Berputar Lebih Cepat Tahun Ini, 29 Juni Jadi Hari Terpendek dalam Sejarah

Seorang ilmuwan mengatakan tahun ini Bumi berputar lebih cepat daripada tahun 2020 dan 2021. 29 Juni menjadi hari terpendek dalam sejarah.

Penulis: Rica Agustina
Editor: Miftah
Pexels.com
Ilustrasi Bumi dari luar angkasa. - Seorang ilmuwan mengatakan tahun ini Bumi berputar lebih cepat daripada tahun 2020 dan 2021. 29 Juni menjadi hari terpendek dalam sejarah. 

TRIBUNNEWS.COM - Seperti diketahui, rotasi Bumi atau peredaran Bumi pada porosnya membutuhkan waktu selama 86.400 detik atau 24 jam.

Namun baru-baru ini seorang ilmuwan bernama Leonid Zotov mengatakan tahun ini Bumi berputar lebih cepat daripada tahun 2020 dan 2021.

Para ilmuwan di National Physical Laboratory di Inggris mencatat 29 Juni 2022 sebagai hari terpendek dalam sejarah.

Pada 29 Juni, hari berakhir1,59 milidetik lebih cepat dari biasanya.

"Sejak 2016 Bumi mulai berakselerasi. Tahun ini berputar lebih cepat daripada tahun 2021 dan 2020," kata Zotov sebagaimana dikutip International Business Times.

Zotov dan rekan-rekannya percaya bahwa pasang surut bumi menyebabkan fluktuasi.

Baca juga: NASA Kritik China karena Tak Jujur soal Roket yang Jatuh ke Bumi Tak Terkendali

Data yang diambil dari Layanan Sistem Rotasi dan Referensi Bumi Internasional menunjukkan tahun 2020 memiliki catatan 28 hari terpendek di dunia sejak jam atom dikembangkan.

Perpendekan hari pada tahun 2022 dilaporkan disebabkan oleh rotasi Bumi yang terus melaju lebih cepat dibandingkan rata-rata pada tahun 2021.

Para ilmuwan tidak sepenuhnya yakin apa yang menyebabkan fenomena ini dan apa arti tren ini bagi masa depan Bumi.

Kejadian ini bisa menandakan awal dari periode hari yang lebih pendek di Bumi.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved