Dampak Bumi Berputar Lebih Cepat: Hari Menjadi Lebih Pendek, Peningkatan Kecepatan Angin

Dampak Bumi Berputar Lebih Cepat: Hari menjadi lebih pendek, peningkatan kecepatan angin, hingga pengenalan detik kabisat negatif.

freepik
Dampak bumi berputar lebih cepat, hari menjadi lebih pendek hingga potensi pengenalan detik kabisat negatif. 

TRIBUNNEWS.COM - Dampak Bumi berputar lebih cepat dapat mengakibatkan hari menjadi lebih pendek.

Rotasi Bumi mencatat rekor hari terpendek pada 29 Juni 2022, yaitu dalam 1,59 milidetik di bawah 24 jam.

Kurang lebih satu bulan kemudian, Bumi mencatat rekor rotasi yang lebih cepat yaitu 1,50 milidetik di bawah 24 jam.

Biasanya, rotasi bumi memiliki kecepatan kira-kira setiap 8.640.000 milidetik dalam 24 jam.

Bumi berputar lebih cepat ini juga mengakibatkan peningkatan kecepatan angin di beberapa belahan Bumi.

Menurut penjelasan dalam laman Space.com, Bumi telah mengalami perubahan jangka panjang terkait rotasi.

Baca juga: Penyebab Bumi Berputar Lebih Cepat serta Dampak yang Akan Terjadi

Sebelumnya, Bumi telah diamati berputar lebih lambat dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan satu hari.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren jangka panjang rotasi Bumi ini telah berbalik.

Bumi tampaknya berotasi semakin cepat sehingga waktu dalam satu hari menjadi semakin pendek.

Pada bulan Desember 2020, situs web Time and Date melaporkan, Bumi telah mengalami 28 hari terpendek sejak para ilmuwan mulai mengukur panjang hari dengan jam atom pada 1960-an.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved