Dapat Dukungan Gedung Putih, Boeing dan Northrop Gabung di Program Manufaktur Canggih

Boeing Co dan Northrop Grumman bergabung dengan program manufaktur yang didukung Gedung Putih untuk membantu pemasok kecil meningkatkan penggunaan pen

Aerospace America - AIAA
Aktivitas perakitan pesawat Boeing. Boeing Co dan Northrop Grumman bergabung dengan program manufaktur yang didukung Gedung Putih untuk membantu pemasok kecil di Amerika Serikat (AS) meningkatkan penggunaan pencetakan 3D dan teknologi manufaktur canggih lainnya. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

 
TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Boeing Co dan Northrop Grumman bergabung dengan program manufaktur yang didukung Gedung Putih untuk membantu pemasok kecil di Amerika Serikat (AS) meningkatkan penggunaan pencetakan 3D dan teknologi manufaktur canggih lainnya.

Program sukarela ini diresmikan oleh Presiden AS Joe Biden pada bulan Mei 2022 lalu. Dalam program tersebut Pemerintah AS berupaya meningkatkan penggunaan manufaktur aditif (AM) oleh pemasok kecil yang berbasis di Amerika Serikat.

Program yang disebut Additive Manufacturing Forward (AM Forward) ini diselenggarakan oleh Organisasi Riset Sains dan Teknologi Terapan Nirlaba Amerika (ASTRO America).

“Krisis rantai pasokan bukan hanya tentang membangun pelabuhan. Ini tentang membangun suku cadang di sini, di pabrik-pabrik bisnis kecil Amerika,” kata CEO ASTRO America Neal Orringer, dikutip dari Reuters.

Pemerintah Biden memandang penggunaan pencetakan 3D sebagai inovasi yang akan memungkinkan produsen pesawat AS untuk berkembang dan menciptakan lapangan kerja. 

Baca juga: Boeing Dapat Lampu Hijau untuk Mulai Pengiriman 787 Dreamliner

Pencetakan 3D merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan bentuk kompleks dari suatu pesawat dibuat berlapis-lapis dari partikel plastik atau logam. Teknologi ini memungkinkan pengurangan pemakaian bahan, penggunaan bahan bakar, polutan dan waktu pembuatan. 

Sementara perusahaan-perusahaan pertama yang berkomitmen bergabung dalam program AM Forward antara lain General Electric Aviation, Siemens Energy, Raytheon Technologies, Honeywell, dan Lockheed Martin.

Mereka mengatakan akan membeli suku cadang yang diproduksi oleh pemasok kecil AS, melatih pekerja pemasok mengenai teknologi aditif baru, memberikan bantuan teknis, serta terlibat dalam pengembangan dan sertifikasi standar.

Baca juga: Menkominfo Tinjau Pembuatan Satelit di Boeing dan SpaceX

Boeing dan Northrop Grumman bersama-sama berupaya meningkatkan jumlah pemasok kecil dan menengah yang bersaing memperebutkan paket penawaran untuk produk yang menggunakan manufaktur aditif.

Selain itu, Boeing mengungkapkan akan meningkatkan kapasitas pemasok kecil dan menengah yang memenuhi syarat sebesar 30 persen, serta memberikan bimbingan teknis untuk memenuhi persyaratan kualifikasi.

“Kami tahu daya saing basis industri AS, termasuk Boeing, bergantung pada kemampuan spektrum luas pemasok yang memproduksi dan pasca-pemrosesan suku cadang kedirgantaraan penting,” kata wakil presiden Boeing untuk manufaktur aditif, Melissa Orme.

Baca juga: FAA Didesak Perbarui Laporan Risiko Penerbangan Pasca Jatuhnya Boeing 737 MAX

Teknologi aditif mampu mengurangi waktu pembuatan dan biaya bahan hingga 90 persen dan mengurangi penggunaan energi hingga setengahnya.

Gedung Putih mengatakan belum banyak perusahaan Amerika yang menggunakan teknologi pencetakan 3D atau teknologi manufaktur canggih lainnya. Seorang pejabat administrasi Biden mengatakan program tersebut akan diperluas ke sektor otomotif atau semikonduktor.

https://www.reuters.com/technology/boeing-northrop-join-white-house-backed-advanced-manufacturing-program-2022-08-

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved