Selasa, 14 April 2026

Hujan Deras Hampir 12 Jam, Akses Jalur Bandung- Cianjur Selatan Terputus akibat Longsor

Longsor sepanjang 20 meter sebabkan akses jalan utama penghubung Bandung - Cianjur Selatan Jabar terputus, Minggu (11/11/2018).

Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Facebook.com/Nurul Feat Maxsum
Jalan utama penghubung Bandung- Cianjur Selatan, Jawa Barat, terputus akibat longsor menutupi jalan sepanjang 20 meter, Minggu (11/11/2018). 

TRIBUNNEWS.COM - Longsor sepanjang 20 meter sebabkan akses jalan utama penghubung Bandung - Cianjur Selatan Jawa Barat terputus, Minggu (11/11/2018).

Hujan intensitas tinggi yang berlangsung hampir 12 jam diduga menjadi pemicunya.

Tebing Citatang setinggi 15 meter di pinggir jalan Kampung Cigarogol, Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, ambruk.

"Saya tidak tahu persis, namun saat hendak melintas menuju Bandung dari Cianjur, landasan jalan sudah tertutup longsor dengan panjang hampir 20 meter dengan ketinggian material menutup jalan setinggi empat meter," ujar Hasan (37), pengguna jalan, kepada Kompas.com hari ini, Minggu (11/11/2018).

Akibatnya, puluhan kendaraan yang mengangkut hasil bumi untuk dijual Pasar Caringin-Bandung tak dapat melintas.

Baca: Memasuki Musim Hujan Warga Bantaran Waduk Pluit Khawatir Longsor

Baca: Dilanda Banjir, Longsoran Lumpur di Yordania Tewaskan 10 Orang

Baca: Banjir dan Longsor di Sumbar Mengakibatkan 2 Orang Meninggal, Satu Korban Hanyut Belum Ditemukan

Longsoran yang tercampur bebatuan dan pepohonan membuat jalur benar-benar tertutup dan tak bisa dilewati sama sekali.

Hingga saat ini, aparat desa, kecamatan dan warga sekitar masih berusaha menyingkirkan material longsor.

Dilansir Tribunnews dari Kompas.com, Anggota Polsek Naringgul Aiptu Heri Sobari mengatakan, upaya menyingkirkan material longsor langsung dilakukan berbagai pihak saat mendapat laporan dari warga.

Terlebih jalur yang terkena longsor tersebut merupakan jalur utama warga Bandung untuk mengantar hasil bumi mereka menuju Cianjur atau sekitarnya.

Pihaknya telah berkordinasi dengan PU Binamarga untuk segera menurunkan alat berat agar askes utama penghubung antar kabupaten ini bisa kembali dilalui.(*)

(Tribunnews.com / Bunga Pradipta)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved