Puting Beliung di Bogor

Fakta Terbaru Angin Puting Beliung Bogor - 884 Rumah Rusak hingga Penjelasan BMKG

Fakta terkait Angin Puting Beliung Bogor - Penjelasan BMKG hingga berdampak merusak ratusan rumah, Mengapa Bisa Terjadi?

Fakta Terbaru Angin Puting Beliung Bogor - 884 Rumah Rusak hingga Penjelasan BMKG
Istimewa/ tribunnewsbogor.com
Penjelasan BMKG Mengenai Angin Puting Beliung Bogor yang Rusak Ratusan Rumah, Mengapa Bisa Terjadi? 

TRIBUNNEWS.COM - Angin puting beliung yang melanda Bogor pada Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB telah merusak ratusan rumah warga dan menyebabkan pohon tumbang.

Mengapa bencana ini bisa terjadi?

Kepala Stasiun BMKG Bandung Toni Sukma Wijaya memberikan penjelasan mengenai penyebab terjadinya angin puting beliung yang melanda wilayah Bogor.

Kondisi atmosfer dilihat dari citra satelit himawari pada pukul 14.30 - 15.00 terpantau awan konvektif jenis Cumullonimbus yang meliputi wilayah kota Bogor bagian selatan.

"Awan tersebut dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, puting beliung serta kilat atau petir," ujar Toni melalui pesan singkatnya, Jumat (7/12/2018), dilansir dari Kompas.com.

Pusaran angin lemah di selat Sunda sebelah barat Jawa Barat membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) dan perlambatan angin di wilayah Jawa Barat.

Baca: Gempa Hari Ini, BMKG Catat Guncangan 5 dan 4,4 SR di Dua Wilayah Indonesia

Hal tersebut mendukung terbentuknya suplai wan hujan di wilayah Jawa Barat.

BMKG memperkirakan beberapa waktu ke depan Bogor akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang, kilat, atau bahkan petir.

Kencangnya hembusan angin puting beliung menyebabkan pohon besar roboh hingga akarnya tercabut dari tanah.

Pohon tumbang juga menimpa angkot yang melintas dan mobil pribadi.

Halaman
12
Penulis: Miftah Salis
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved