Rekrutmen P3K Mulai Tahun Depan, Menpan RB: Peluang Untuk Tenaga Honorer

Menpan RB, Syafruddin menjelaskan bahwa rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan dilakukan dengan sangat terbuka.

Rekrutmen P3K Mulai Tahun Depan, Menpan RB: Peluang Untuk Tenaga Honorer
TRIBUN/HO/AMSI
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana (kanan) berdialog bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta, Rabu (19/12/2018). Dialog tersebut membahas perkembangan rekrutmen CPNS tahun 2018 serta penjelasan tentang manajemen dan rencana rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). TRIBUNNEWS/HO/AMSI 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin, menghadiri Konferensi Pers bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018).

Dalam konferensi tersebut, Syafruddin menjelaskan bahwa rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan dilakukan dengan sangat terbuka.

Hal tersebut karena diselenggarakan secara umum yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat dengan batas usia maksimal dua tahun sebelum batas usia pensiun dari jabatan yang akan dilamar.

Selain itu P3K diharapkan dapat merekrut tenaga profesional dengan tujuan meningkatkan SDM di Indonesia terutama yang memiliki usia di atas 35 Tahun yaitu batas usia rekrutmen CPNS.

Baca: Peserta Gugur Massal di Tes SKD CPNS 2018, KemenpanRB Ambil Sikap

Dilansir Tribunnews.com dari laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Syafruddin menjelaskan jika P3K akan terbuka untuk seluruh profesi ahli.

"P3K terbuka untuk seluruh profesi ahli yang dibutuhkan secara Nasional," ujar Syafruddin.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana (kanan) berdialog bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta, Rabu (19/12/2018). Dialog tersebut membahas perkembangan rekrutmen CPNS tahun 2018 serta penjelasan tentang manajemen dan rencana rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). TRIBUNNEWS/HO/AMSI
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana (kanan) berdialog bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta, Rabu (19/12/2018). Dialog tersebut membahas perkembangan rekrutmen CPNS tahun 2018 serta penjelasan tentang manajemen dan rencana rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). TRIBUNNEWS/HO/AMSI (TRIBUN/HO/AMSI)

Syafruddin menjelaskan jika P3K sangat berpeluang bagi tenaga honorer.

"Sangat berpeluang untuk tenaga honorer yang telah lama mengabdi, juga bagi para Diaspora yang kehadirannya dalam birokrasi diharapkan dapat berkontribusi positif bagi Indonesia," tutur Syafruddin.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana juga menghadiri acara tersebut.

Baca: Peserta CPNS 2018 Banyak yang Gagal Tes SKD, Syafruddin Tegaskan Tidak Ada Ujian Ulang

Dirinya menjelaskan bahwa teknis penyusunan kebutuhan P3K sama dengan teknis penyusunan kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Halaman
12
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved