Kasus Bahar Bin Smith

Terbaru Kasus Habib Bahar bin Smith, Komentar Jokowi Hingga Jerinx SID Siap Diadu

Terbaru kasus Habib Bhaar bin Smith memperoleh komentar dari berbagai kalangan termausk Presiden Jokowi hingga Jerinx SID

Terbaru Kasus Habib Bahar bin Smith, Komentar Jokowi Hingga Jerinx SID Siap Diadu
KOMPAS.com/AGIEPERMADI/Twitter
Habib Bahar tampak tiba di Mapolda Jabar didampingin kuasa hukumnya, Selasa (18/12/2018) dan capture video diduga saat Habib Bahar bin Smith melakukan tindakan penganiayaan 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus Habib Bahar bin Smith terus menuai sorotan dari berbagai kalangan, bahkan menyita komentar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi hingga musisi Jerinx Superman Is Dead (SID).

Kini, Habib Bahar bin Smith tengah ditahan di maplda Jabar karena telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan.

Berikut ini Tribunnews.com rangkum dari Tribun jabar perkembangan kasus Habib Bahar bin Smith dan komentar kalangan masyarakat.

Baca: WASPADA Hujan Lebat di 15 Wilayah Ini Akibat Siklon Tropis Kenanga Sampai 23 Desember

1. Kata Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menjajal jalan tol Trans Jawa hari ini, Kamis (20/12/2018).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menjajal jalan tol Trans Jawa hari ini, Kamis (20/12/2018). (ISTIMEWA)

Presiden Jokowi yang bakal kembali menjadi kontestan Pilpres 2019 turut merespons kasus oknum ulama yang berkasus hukum.

Pernyataan Jokowi itu selang sehari setalah Habib Bahar Bin Smith ditahan di Polda Jabar, Selasa (18/12/2019) seperti dikutip Tribunnews.com dari Tribun Jabar Jumat (21/12/2018).

Jokowi yang bakal ditemani KH Maruf Amin di Pilpres 2019, mengatakan, soal penahananan oknum ulama seperti kasus yang terjadi pada Habib Bahar bin Smith, jangan diartikan sebagai langkah kriminalisasi ulama oleh pemerintah.

"Ini jangan sampai karena ada kasus hukum terus yang disampaikan adalah kriminalisasi ulama," kata Jokowi saat berpidato dalam acara Deklarasi Akbar Ulama Madura Bangkalan di Pilpres 2019, Rabu (19/12/2018), di Gedung Serba Guna Rato Ebuh, Bangkalan, Jatim, seperti dikutip dari Antara.

Jokowi menyontohkan, ketika ada kasus pemukulan, maka hal itu urusannya akan diserahkan kepada aparat kepolisian.

Ditegaskannya, tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang berjalan.

Halaman
1234
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved