Pilpres 2019

Buzzer Hoaks Pilpres Dibayar hingga Rp 100 Juta, Ini Cara Kerjanya dan Simak Ciri-ciri Berita Hoaks

Buzzer Hoaks Pilpres Bergaji Rp 100 Juta, Ini Cara Kerjanya Hinga Ciri-ciri Berita Hoaks, Simak Ulasan Lengkapnya Berikut Ini

Buzzer Hoaks Pilpres Dibayar hingga Rp 100 Juta, Ini Cara Kerjanya dan Simak Ciri-ciri Berita Hoaks
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Buzzer Hoaks Pilpres Bergaji Rp 100 Juta, Ini Cara Kerjanya dan Simak Ciri-ciri Berita Hoaks 

Buzzer Hoaks Pilpres Bergaji Rp 100 Juta, Ini Cara Kerjanya Hinga Ciri-ciri Berita Hoaks

TRIBUNNEWS - Menjelang pemilu pada Bulan April 2019 mendatang banyak sekali hoaks-hoaks yang berkembang di masyarakat.

Penyebaran hoaks tersebut tentu tak lepas dari mereka yang bekerja sebagai Buzzer.

Buzzer pada umumnya mulai bekerja di media sosial.

Mereka banyak menebar isu, berita bohong, hingga cenderung menjelek-jelekan satu paslon capres 2019 lawan.

Hal ini bertujuan untuk mengubah pandangan hingga mempengaruhi masyarakat terhadap calon presiden tersebut.

Baca: Munajat 212, Fadli Zon: Tidak Ada Ajakan Kampanye, Semua Masih Dalam Koridor

Agar calon presiden lainnya berhasil memenangkan pemilu 2019 nanti.

Jika Mengutip dari Tribunnews.com, bahkan gaji seorang Buzzer profesional bisa menembus angka Rp 100 Juta Rupiah.

"Dapat uang masing-masing Rp 100 juta minimal untuk bos-bosnya,"

"Bisa lebih. Mereka proyekan sampai pilpres selesai," ungkap Andi, seorang buzzer profesional yang mendapat order pada pilpres 2019 saat ditemui Tribun Network di kawasan Bekasi, Jawa Barat, pertengahan Februari 2019.

Pengguna media sosial mengakses akunnya untuk mencari informasi dan hiburan, Jakarta, Rabu (20/2/2019).
Pengguna media sosial mengakses akunnya untuk mencari informasi dan hiburan, Jakarta, Rabu (20/2/2019). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
Halaman
1234
Penulis: Umar Agus W
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved