Senin, 1 September 2025

Pilpres 2019

Persiapan Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Jelang Debat Ketiga Pilpres 2019

Berikut persiapan Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno jelang debat ketiga Pilpres 2019 yang akan digelar 17 Maret 2019.

Editor: Fathul Amanah
Kolase Tribunnews.com/Kompas.com
Berikut persiapan Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno jelang debat ketiga Pilpres 2019 yang akan digelar 17 Maret 2019. 

TRIBUNNEWS.COM - Debat Ketiga Pilpres 2019 akan digelar pada 17 Maret 2019 mendatang.

Debat ketiga Pilpres 2019 tersebut mempertemukan dua calon wakil presiden, yakni Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Tema yang diangkat dalam debat ketiga Pilpres 2019 ini adalah pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, sosial, dan budaya.

Jelang digelarnya debat ketiga Pilpres tersebut, masing-masing calon wakil presiden melakukan berbagai persiapan.

Berikut persiapan Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno jelang debat ketiga Pilpres 2019.

Baca: TKN Pastikan Tidak Akan Ubah Karakter Maruf Amin dalam Debat Ketiga Pilpres 2019

1. Persiapan Ma'ruf Amin

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengatakan, Ma'ruf Amin tidak akan mengubah penampilan dan karakternya saat tampil di debat ketiga Pilpres 2019.

"Saya rasa kami tidak ingin mengubah karakter dari cawapres kami karena mereka akan memimpin lima tahun ke depan. Kalau karakternya diubah, nanti jadi pencitraan," ujar Erick ketika ditemui Kompas.com di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Erick menjelaskan, Ma'ruf akan menampilkan karakternya seperti saat debat pertama.

Soal materi debat, Erick menilai Ma'ruf Amin memiliki kemampuan di bidang ekonomi syariah dan akan menjelaskan kembali program Joko Widodo di bidang pendidikan.

"Beliau ulama besar yang mengerti ekonomi syariah. Di pendidikan, ia juga akan menjelaskan program pendidikan seperti yang Pak Jokowi gagaskan, seperti Kartu Indonesia Pintar untuk kuliah dan sebagainya," kata dia.

Baca: Hadapi Debat Ketiga, TKN: Jangan Ragukan Kemampuan Kiai Maruf

Sementara itu, Direktur Program TKN Aria Bima yakin Ma'ruf Amin akan menguasai tema yang diangkat dalam debat ketiga Pilpres 2019.

"Saya yakin Pak Ma'ruf Amin akan bisa menghadapi hal-hal yang terkait dengan masalah yang diangkat dalam debat," ujarnya di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019) mengutip Kompas.com.

Selain diyakini menguasai tema, Aria yakin Ma'ruf akan tampil dengan baik karena yang bersangkutan telah terbiasa memberikan ceramah.

Hal itu dinilai sebagai kelebihan yang menguntungkan Ma'ruf.

Menurut Aria, dalam debat, Ma'ruf akan lebih menekankan soal aspek budaya terkait jati diri bangsa.

Hal ini dinilai penting untuk mencerdaskan bangsa.

"Aspek kebudayaan, aspek yang menyangkut jati diri bangsa ini harus di kedepankan supaya hal yang terkait dengan bangsa yang cerdas, adalah bangsa yang berkarakter," ujar dia.

Baca: Jelang Debat Sandiaga Mendapat Masukan dari Profesor Ini

2. Sandiaga Uno

Jelang debat ketiga Pilpres 2019, Sandiaga Uno melakukan persiapan dengan meminta masukan dari sejumlah tokoh.

Sandiaga Uno menemui Pimpinan Yayasan Taman Siswa, Prof. Dr. Sri Edi Swasono dan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Prof. Dr. Meutia Farida Hatta, Rabu (27/2/2019).

"Saya baru dapat masukan dari beberapa tokoh salah satunya Prof Sri Edi Swasono," ujar Sandiaga saat ditemui Kompas.com di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu.

Dalam pertemuan itum Sri Edi memberikan masukan tentang sistem pendidikan dan kesejahteraan pada guru, khususnya di sekolah swasta.

Sandiaga Uni juga mendapat masukan mengenai sistem koperasi yang harus dijalankan jika Prabowo-Sandiaga jika terpilih pada Pilpres 2019.

Hal lain yang juga dibahas dalam pertemuan itu adalah strategi dalam membuka lapangan kerja melalui program-program strategis yang menyentuh masyarakat.

"Beliau sangat tertarik dengan konsep unikop (unicorn koperasi) yang dikemukakan bahwa unicop adalah sebuah koperasi yang sudah menembus skala di atas Rp 1 triliun," kata Sandiaga.

Baca: Reaksi Sandiaga Uno saat Diminta Najwa Shihab untuk Beri Tanggapan terkait Doa Neno Warisman

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Meutia Hatta, Sandiaga Uno mendapat masukan terkait perlindungan terhadap perempuan dan isu kesehatan.

Sandiaga mengatakan, Meutia Hatta memberikan masukan terkait pengelolaan BPJS Kesehatan agar dapat memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Juga Bu Meutia sampaikan bahwa perempuan adalah tonggak kekuatan bangsa kalau perempuan kuat, keluarga kuat. Kalau keluarga kuat, masyarakat kuat, kalau masyarakat kuat bangsa kuat," kata Sandiaga.

Baca: Sandiaga Larang Alumni SMP 12 Jakarta Deklarasikan Dukungan Kepadanya

Terkait isu pendidikan, Sandiaga mengatakan, dirinya akan bertukar pikiran dan meminta masukan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Saya akan bertukar pikiran dan dapat masukan dari salah satu pakar pendidikan yang kebetulan mantan mitra saya di DKI, Pak Anies Baswedan," ujar Sandiaga.

"Beliau akan berikan masukan juga. Saya tentunya merasa terhormat dapat banyak masukan dari banyak pakar. Mereka titipkan pesan pendidikan yang lebih baik," kata dia.

Sandiaga mengatakan, dirinya dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

Ia juga berjanji akan menyetarakan sistem pendidikan di sekolah swasta dan menyejahterakan guru.

"Kami sudah luncurkan di visi Indonesia Menang bahwa pendidikan di Indonesia harus tuntas, berkualitas, harus bekarakter bukan hanya kedepankan kecerdasan dari peserta didik tapi juga memastikan mereka berahlakul karimah," kata Sandiaga.

(Tribunnews.com/Fitriana Andriyani)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan