MotoGP
MotoGP: 6 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Valentino Rossi
Simak 6 hal yang harus kamu ketahui dari legenda MotoGP, Valentino Rossi berikut ini.
MotoGP: 6 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Valentino Rossi
TRIBUNNEWS.COM - Pembalap legenda MotoGP, Valentino Rossi menyelesaikan balapan di Sirkuit Losail, Qatar dengan finis di peringkat 5, Senin (11/3/2019) malam.
Ditengah usianya yang menginjak 40 tahun, Valentino Rossi tidak menempilkan tanda-tanda memudar di ajang MotoGP.
MotoGP 2019 merupakan musim ke-24 keikutsertaaan Valentino Rossi di tingkat kejuaraan dunia.
Sejauh keikutsertaannya dalam dunia MotoGP, pria asal Italia tersebut telah merengkuh gelar juara dunia sebanyak 9 kali.
Namun dalam satu dekade terakhir, penampilannya yang kurang konsisten membuat title juara gagal ia rengkuh.
Meskipun begitu, penggemar setia Valentino Rossi tetap memberikan dukukan terhadap dirinya hingga sejauh ini.
Berikut enam hal yang harus kamu ketahui tentang Valentino Rossi , dilansir dari BBC:
1. Gairah Balapan Tidak Memudar
Valentino Rossi merupakan satu-satunya pembalap dalam sejarang yang mampu memenangi Kejuaraan Dunia di kelas 125cc, 250cc, 500cc, dan MotoGP.
Sembilan musim pertama Rossi di tingkat MotoGP antara tahun 2002 hingga 2010, ia mampu merengkuh enam kejuaraan termasuk empat kali berturut-turut antara 2002-2005.
Flavio Fratesi, direktur penggemar resmi Rossi mengatakan kepada BBC, "Bahkan setelah memenangkan segalanya dan setelah bertahun-tahun, Valentino masih berlatih dan berlari dengan semangat dan energi yang ia miliki di awal kompetisi.
"Meskipun tidak banyak menang dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang mencintainya dan mengikutinya lebih lagi, karena dia telah menjadi simbol mendasar untuk olahraga ini," tambahnya.
2. Rumah di Tavullia, Italia Sebagai Tempat Suci Bagi Valentino Rossi
Tavullia merupakan kota kecil yang masuk dalam Provinsi Pesaro dan Urbino, Italia.
Kota kecil yang memiliki penduduk sekitar 8000 orang tersebut tempat dimana ia dibesarkan oleh sang ayah, Graziano Rossi yang juga seorang pembalap.
"Tavullia dipandang sebagai tempat ziarah oleh banyak penggemar Rossi. Beberapa bahkan datang ke sini untuk bulan madu mereka, lanjut Fratesi.
"Mereka datang untuk melihat tempat-tempat di mana Valentino Rossi tumbuh dan berlatih," tambahnya.
Nama Valentino Rossi telah identik dengan nomer 46 banyak dijadikan sebagai nama restoran, bar, es krim hingga batas kecepatan maksimal kendaraan yakni, 46 km/jam.
3. Inspirasi Bagi Para Pesaingnya
Pembalap Inggris, Bradley Smith telah bersaing melawan Rossi di MotoGP selama lima tahun.
Ia heran dengan usia Rossi yang menginjak 40 tahun masih dapat berkompetisi dengan baik.
Saat Bradley Smith berusia 6 tahun, Valentino Rossi telah memenangkan MotoGP untuk pertama kalinya.
"Saya pikir tidak masuk akal karena dia berusia 40 tahun dan ita berbicara seorang pria yang memenangkan kejuaraan pertamanya saat saya berusia 6 tahun," kata Smith.
Selain Smith, Marc Marquez yang saat ini menjadi pesaing beratnya di MotoGP masih berusia 3 tahun saat Rossi juara untuk pertama kalinya.
"Ini adalah generasi kedua atau ketiga yang sejak kedatangannya, permainannya terus meningkat dan mengesankan," lanjut Smith.
Pembalap Moto3 asal Skotlandia, John McPhee yang berada di level MotoGP sejak 2012 mengatakan Rossi sebagai sosok penantang terberat yang hadir di setiap musim.
"Setiap tahun dia menjadi penantang kejuaraan dan itu adalah sesuatu yang tidak pernah dimiliki oleh pembalap lainnya," kata John McPhee.
4. Persaingan Velentino Rossi di MotoGP
Jauh sebelum Marc Marquez, Valentino Rossi telah melewati banyak pesaingnya di dunia MotoGP.
Max Biaggi yang terlibat bentrokan dengan Rossi pada tahun 2001 di seri pembuka Suzuka dan di seri Catalunya.
Dua pembalap terlibat pertengkaran di tangga menuju podium.
Setelah itu muncul nama Sete Gibernau pada tahun 2004, pembalap MotoGP yang telah pensiun Casey Stoner pada tahun 2008.
Hingga mantan rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo pada tahun 2009 yang sama-sama berjuang untuk meraih gelar juara dunia MotoGP.
Terakhir ada nama Marc Marquez, namanya muncul setelah insiden pada tahun 2015 di Seri Malaysia.
5. Selebrasi Valentino Rossi
Berbagai selebrasi yang dilakukan Valentino Rossi saat ia memenangkan balapan.
Dia pernah menggunakan kostum Robin Hood di podium, berpura-pura bertanggung jawab atas geng rantai, dan lain sebagainya.
"Rossi adalah pelopor, selalu memikirkan hasratnya untuk apa yang dia lakukan," ujar Fratesi.
"The Doctor tidak pernah malu ketika melakukan aktivitas di luar atau di jalur balapan," pungkasnya.
6. Akademi 'The Doctor'
Valentino Rossi telah menelurkan beberapa generasi di kelas Moto2 dan Moto3.
Akademi VR46 yang ia miliki terletak di kota kelahirannya, Urbino, Italia.
Memiliki lintasan sepanjang 1,5 mil, Rossi suka menguji kemampuannya melawan pembalap-pembalap muda yang sedang naik daun.
"Dia selalu menjaga dirinya tajam dan berada dalam kondisi terbaiknya," kata John McPhee.
Menarik untuk disaksikan perjuangan Rossi dimusim ini, pasalnya kontrak Rossi dengan Yamaha akan berakhir pada 2020 mendatang.
(Tribunnews.com/Sina, BBC)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/valentino-rossi-kasihketerangann.jpg)