Pembunuhan Sadis

3 FAKTA TERBARU Kasus Dosen Bunuh Staf UNM, Hancurkan Ponsel hingga Hilangkan Bukti dengan 3 Cara

Berikut ini 3 fakta terbaru kasus dosen bunuh staf UNM. Pelaku hancurkan ponsel korban dan coba hilangkan bukti dengan tiga cara ini.

Berikut ini 3 fakta terbaru kasus dosen bunuh staf UNM. Pelaku hancurkan ponsel korban dan coba hilangkan bukti dengan tiga cara ini. Simak selengkapnya di sini!

TRIBUNNEWS.COM - Penyidik Polres Gowa dan Resmob Polda Sulsel terus mengembangkan kasus pembunuhan pegawai Universitas Negeri Makassar (UNM).

Penyidik menggali keterangan dan mencari ponsel iPhone X milik Siti Zulaeha untuk mencari jejak digital antara pelaku dengan tersangka.

Wahyu Jayadi, yang merupakan Dosen UNM awalnya ditetapkan sebagai saksi, namun kini ia telah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah di tetapkan sebagai tersangka, Wahyu menunjukkan dimana ia membuang ponsel milik korban.

Ternyata ponsel milik korban yang telah dihancurkan di buang ke dalam selokan dekat kampus UNM.

Berikut ini kumpulan fakta terbaru yang telah dirangkum Tribunnews.com dari Tribuntimur.com pada Senin (25/3/2019).

Baca: 5 Fakta Terbaru Dosen UNM Bunuh Siti Zulaeha, Pengakuan Pelaku hingga Kejiwaannya akan Diperiksa

Baca: Kasus Dosen Bunuh Staf UNM Terungkap, Begini Kronologi Kejadiannya

1. Korban Ditemukan Oleh Seorang Pengawas Proyek Bangunan

Siti Zulaeha ditemukan tewas dalam mobil
Siti Zulaeha ditemukan tewas dalam mobil (TRIBUNTIMUR)

Dari hasil pengakuan pelaku, pembunuhan dilakukan pada Kamis (21/3/2019), namun mayat korban baru ditemukan pada Jumat (23/3/2019).

Korban ditemukan dalam sebuah mobil Terios yang terparkir di Jalan Japing, depan gudang milik seorang pengembang perumahan Bumi Zarindah, Dusun japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Halaman
1234
Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved