4 Fakta Pembunuhan oleh Selingkuhan Kekasih Gelap di Sumedang, Korban Sempat Ancam Sebar Foto Bugil

Berikut ini 4 fakta pembunuhan oleh selingkuhan kekasih gelap di Sumedang. Korban sempat ancam sebar foto bugil pelaku. Simak selengkapnya!

4 Fakta Pembunuhan oleh Selingkuhan Kekasih Gelap di Sumedang, Korban Sempat Ancam Sebar Foto Bugil
TribunJabar/Seli Andina Miranti
Berikut ini 4 fakta pembunuhan oleh selingkuhan kekasih gelap di Sumedang. Korban sempat ancam sebar foto bugil pelaku. Simak selengkapnya! 

Jurfizal dihajar di dalam mobil yang membawanya ke arah Sumedang.

Korban dihajar bergantian dengan tangan kosong mulai dari tubuhnya sampai kepala dan wajah sejak dari Kampung Rambutan, Jakarta sampai ke Tanjungsari.

“Di warung milik John di Tanjungsari, korban dihajar Gufron dan Marbun. Tersangka atas nama Marbun buron dan sedang diburu polisi,” kata AKP Dede Iskandar.

Ia kemudian dibuang di pinggir jalan di Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang dalam keadaan telanjang dan babak belur.

Para pelaku pun mengambil barang-barang korban, yaitu dua ponsel, satu tablet, dan dompet korban.

"Karena barang-barangnya diambil, kasus ini bukan hanya pembunuhan tetapi juga pencurian dengan kekerasan," ujar Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo.

4. Korban sempat minta bantuan ke rumah warga

Jufri yang dibuang dalam keadaan telanjang dan babak belur sempat meminta bantuan ke rumah warga.

Ia datang ke rumah seorang warga bernama Idang Supriatna.

Baca: Kasus Dosen Bunuh Staf UNM Terungkap, Begini Kronologi Kejadiannya

Baca: Keluarga Bantah Kematian Siti Zulaeha karena Selingkuh dengan Dosen UNM

“Korban datang ke rumah warga bernama Iding Supriatna (47) tak jauh dari lokasi dibuang dan meminta tolong,” kata AKBP Hartoyo.

Jufri kemudian di bawa ke puskesma setempat.

“Ada yang mengetuk rumah dan saat dibuka ternyata ada pria tanpa pakaian meminta tolong dan mengaku dibuang dari mobil setelah sebelumnya dipukuli,” kata Iding kepada polisi.

Selain membawa ke puskesmas yang kemudian dirujuk ke RSUD Sumedang, Iding juga melapor ke Polsek Tanjungmedar.

Kasus yang melibatkan lima pelaku ini pun hingga saat ini, Selasa (26/3/2019), masih dalam pendalaman Polres Sumedang.

Para pelaku dijerat pasal berlapis, Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dan pasal penganiyaan 351 dengan ancamam hukuman pidana mati atau seumur hidup.

(Tribunnews.com/Miftah)

Penulis: Miftah Salis
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved