Pilpres 2019

4 Fakta PSI Gagal Masuk Parlemen, Paling Sering Muncul Iklan di TV hingga Tanggapan Andi Arief

Berikut 4 fakta PSI yang gagal masuk parlemen, partai paling sering muncul di TV hingga raup 10,84 persen di Iran. Simak selengkapnya di sini!

4 Fakta PSI Gagal Masuk Parlemen, Paling Sering Muncul Iklan di TV hingga Tanggapan Andi Arief
ISTIMEWA
4 Fakta PSI Gagal Masuk Parlemen, Paling Sering Muncul Iklan di TV hingga Tanggapan Andi Arief 

Penghitungan suara oleh Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Iran telah selesai pada Rabu (17/4/2019) pukul 11.30 waktu setempat.

Dari hasil perolehan penghitungan suara terebut PDI perjuangan berhasil memperoleh 174 suara atau 69,8 persen.

Yang mengejutkan, PSI berada di urutan kedua dengan meraih 27 suara atau 10,84 persen dari total 249 surat suara yang sah.

Hasil ini sekaligus menunjukkan jika eksistensi PSI di Iran berhasil unggul dari partai-partai terdahulu seperti PKS, Demokrat dan PPP.

Ketua PPLN Tehran Herry Supryono menjelSkan bahwa ada 249 surat suara sah dari 257 surat suara yang dicoblos dalam Pileg 2019.

“Tingkat partisipasi di Iran juga menggembirakan yakni mencapai 97,7 persen yaitu 259 daftar pemilih tetap (DPT) yang menggunakan hak pilihnya dari total 265 nama,” ungkapnya dalam keterangan pers.

Baca: Hasil Quick Count Perlihatkan PSI Raih 2 % dan Tak Lolos ke DPR, Ini Surat Panjang Grace Natalie

Baca: Tsamara Amany Sebut Golput Bukan Pengecut dan Akan Hargai Apapun Keputusan Mereka, Sindir Megawati?

3. Tsamara Buka Suara

Tsamara Amany sebagai satu di antara Ketua DPP PSI ikut buka suara menanggapi kekalahan PSI.

Ia sama sekali tak menuduh lembaga quick count yang ada berbuat curang dan mengakui bahwa partainya memang belum mendapatkan suara yang cukup untuk ke parlemen.

Namun begitu, Tsamara tak lupa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para relawan dan pemilih yang selama ini mendukung PSI.

Halaman
1234
Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved