Besok Jenazah Andi Meriam Mattalatta Tiba di Makassar
Jenazah Andi Meriam dijadwalkan tiba dari Belanda, Selasa (8/6/2010) besok. Artis kenamaan Indonesia yang bergelar Mutiara dari Selatan meninggal dunia di RS Langeland, Zoettermeer, Belanda, Sabtu (5/6/2010) wita.
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Suasana di rumah duka keluarga almarhumah Andi Meriem Mattalatta di Jl Ratulangi No 12, Makassar, tak banyak berubah. Rumah yang ditempati keluarga besar pejuang kemerdekaan, Andi Mattalatta, sejak tahun 1960 tetap menggunakan bangunan lama dan arsitektur kuno.
Saat Tribun ke rumah duka, Minggu (6/6/2010) sore, di rumah tersebut sudah dipenuhi kerabat. Mereka tampak melakukan persiapan penyambutan jenazah Andi Meriam yang dijadwalkan tiba dari Belanda, Selasa (8/6/2010) besok. Artis kenamaan Indonesia yang bergelar Mutiara dari Selatan meninggal dunia di RS Langeland, Zoettermeer, Belanda, Sabtu (5/6/2010) wita.
Di sekitar rumah duka, tampak dipenuhi karangan bunga belasungkawa dari sejumlah kerabat, relasi, perusahaan, dan pejabat. Banyaknya karangan bunga yang datang menyebabkan sebagian lainnya di tempatkan di trotoar seberang jalan.
Bahkan, sejumlah karangan bunga lainnya, masih tersimpan di atas mobil pikup berwarna merah, yang terparkir depan rumah almarhumah yang berdampingan langsung dengan Wisma Kalla. Sementara di bagian belakang rumah, terlihat satu lapangan bulutangkis yang sudah dipasangi dengan sejumlah karpet. Karpet tersebut berjajar, sepertinya akan digunakan untuk salat. Di depan karpet tersebut terdapat satu unit pengeras suara.
Di sisi kanan dan kirinya, terlihat tiga jenis mobil tua terparkir, dan puluhan sepeda onthel (singking) tersusun rapi. Sepeda tersebut sepertinya sengaja ditutupi dengan kain putih.
Tak jauh dari barisan sepeda, terlihat dua sangkar burung berukuran sedang yang berisikan burung jenis elang berkepala putih. Dan di pintu masuk rumah tersebut tersedia sebuah buku tamu, dan satu foto almarhumah ukuran poster.
Tak lama kemudian, kakak kandung almarhumah, Dr Faridah keluar mengantar sejumlah kerabatnya yang datang."Saya tidak mau menangis lagi. karena saya pasti menangis kalau bercerita tentang adik saya," jelas Faridah kepada Tribun, sesaat setelah mengatar tamu tersebut.
Faridah hanya berharap, agar jenazah adik kandungnya yang dikenal masyarakat luas dengan sebutan mutiara dari selatan, bisa tiba legih cepat."Lebih cepat lebih baik," ujarnya sambil berusaha bercanda di sela-sela dukanya yang dalam.
Ia juga belum bisa memastikan, apakah nanti jenazah almarhumah adiknya akan disemayamkan di rumah tersebut, atau langsung dikebumikan di kompleks pemakaman raja-raja Barru, Tanah Maridie, Kajuara, Kabupaten Barru.
Tadi malam, sejumlah kerabat tampak datang ke rumah duka melakukan takhlilan. Dari Jakarta dilaporkan, keluarga besar Andi Mattalatta juga sedang melakukan persiapan menyambut jenazah almarhumah yang juga penyanyi istana di zaman Soeharto.
Kakak ipar Andi Meriem, Agung Saifullah, saat ditemui di rumah duka, di Villa Cinere Mas, Cinere, Depok, Jawa Barat, mengatakan, jenazah Andi Meriem sudah diamanatkan para leluhurnya untuk dimakamkan di Barru yang merupakan pemakaman raja-raja kerabatnya itu.
"Ini sudah jadi petuah terakhir dari orangtua kami bahwa harus dimakamkan di situ karena sejak dari nenek moyang kami makamnya di situ," kata Agung. (*)