Pemilihan Putri Indonesia 2010
Putri Jambi Menolak Tes Keperawanan
Finalis Putri Indonesia asal Provinsi Jambi, Grace Gabriella Binowo (18) dengan tegas menolak wacana tes keperawanan.
TRIBUNNEWS.COM - Finalis Putri Indonesia asal Provinsi Jambi, Grace Gabriella Binowo (18) dengan tegas menolak wacana DPRD Jambi untuk melakukan tes keperawanan sebagai syarat masuk sekolah negeri.
Dara manis yang pernah berprestasi dalam Tim Indonesia -Moot Court 2010 di Viena ini dengan tegas tidak menyetujuinya. "Jujur secara pribadi saya menolak dan tidak setuju wacana tes keperawanan yang dilontarkan tersebut," terangnya saat ditemui di tengah-tengah konfrensi pers Pemilihan Putri Indonesia (PPI) di Jakarta, Rabu (29/9/2010)..
Mahaisiwi semester 3 jurusan Ilmu Hukum di Universitas Indonesia ini melihat wacana ini sangatlah tidak wajar. Apalagi yang akan dites itu kan usianya terbilang masih muda, sehingga tidaklah mungkin banyak pelajar yang sudah kehilangan.
"Para pelajar ini sangat dini untuk melakukan hubugan di luar nikah, dan lagi sangat tidak mungkin mereka melepasnya dengan tanpa ada sebab ataupun adanya paksaan dari sesuatu hal , contohnya tindakan asusila yang dilakuakn oleh pelaku kejahatan," ucapnya.
Sementara dari sisi pendidikan dan hak asasi manusia, ini sangat bertentangan. Para pelajar ini mempunyai hak untuk bisa belajar. Dari sisi ini lah kemudian Grace menyatakan ketidaksetujuannya. Menurut dara kelahiran 12 Juli 1991 karena esesnsi dari pendidikan bukanlah sesuatu hal yang dinilai dari keperwanannya,dan hal itu jika di langgar nantinya akanmenyinggung akan masalah Hak Asasi Manusianya.
Selain itu, Grace juga memandang bahwa selam ini di seluruh dunia tidak ada diberlakukan tes keperawanan bagi siswa, baik itu di negara-negara Eropa maupun di Negara Timur Tengah sekalipun.