Antik Kembali Dengan Formasi Baru
Mengganti nama, menggaet vokalis baru, serta aransemen modern adalah pertanda kalau mereka telah siap untuk kembalinya band Antik.
Penulis:
Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengganti nama, menggaet vokalis baru, serta aransemen modern adalah pertanda kalau mereka telah siap untuk kembali memutar waktunya. Menandai kembalinya band ini.
Teka-teki vakum hampir dua tahun tak merilis album terjawab sudah. Ternyata band bernama Antik ini memang sedang menata diri dan memutuskan untuk mengganti vokalis.
"Show must go on, kita gak bisa tinggal diam," kata Wien. Tapi kita juga tidak ingin album kedua kita hadir dengan biasa saja. Makanya kita lebih rela sedikit membuang waktu untuk mendapatkan hasil yang maksimal," ujar Wien pada bassis, di Hardrock Cafe, Senin (29/11/2010).
Dengan formasi baru, Andee (vocal), Rico (gitar), Wien (bass), dan Agyl (drum), Antik hadir kembali untuk memutar waktunya, memulai semuanya dari awal dengan modal pengalaman yang sudah didapat sebelumnya.
"Salah satu faktor kenapa kita vakum adalah kita butuh waktu untuk penyesuaian dengan personil baru. Apalagi pergantian vokalis adalah sesuatu yang vital buat sebuah band," jelas Wien.
Sophomore album yang baru saja dirilis bertajuk Memutar Waktu jadi bukti kelahiran kembali Antik. Perpaduan pop alternative gaya mereka dulu dengan music modern melahirkan lagu-lagu yang sangat variatif. Karakter vokal Andee yang sangat jauh berbeda dengan vokalis sebelumnya juga turut menentukan karakter Antik sekarang. Lagu "Dia Atau Dia" yang up-beat dan modern jadi sajian pertama sebagai debut single.
"Kami tak lagi berkutat dengan musik-musik dulu seperti di album perdana. Sekarang kita lebih terbuka, berusaha mengawinkan musik modern dengan ciri khas kita yang sudah ada," jelas Agyl."Dengan kata lain, kita ingin menggaet Antik Kolektor (sebutan untuk penggemar) yang baru tanpa melupakan fans setia kita yang lama," timpal Andee.