Kronologi Kasus Bondan Prakoso
Blen, Business Manager Bondan Prakoso, akhirnya angkat bicara menjelaskan kronologi peristiwa yang berbuntut dilaporkannya Bondan Prakoso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Blen, Business Manager Bondan Prakoso, akhirnya angkat bicara menjelaskan kronologi peristiwa yang berbuntut dilaporkannya Bondan Prakoso oleh pemilik Akasaka Café ke pihak kepolisian Denpasar, Bali akhir April lalu.
"Begitu selesai manggung, semuanya langsung masuk ke ruang privasi. Namun begitu kita rehat sejenak ada banyak orang ke ruang kami, tanpa konfirmasi terlebih dulu saat Bondan dan Fade2Black akan menarik nafasnya usai manggung itu," jelas Blen kepada awak media di OC Kaligis & Associates di Jalan Majapahit, Jakarta Pusat, Jumat (6/5/2011).
Meski sudah minta waktu untuk istirahat, namun orang-orang tersebut menurut Blen tetap saja berada di ruang itu. Sekitar pukul 02.30 WITA selesai dan seluruh kru masuk ke mobil untuk pulang ke hotel. Namun ketika kendaraan baru jalan sebentar, mobil yang mereka tumpangi diberhentikan dengan teriakan yang cukup keras oleh seseorang berbadan besar. Salah satu dari empat orang tersebut lalu membuka pintu saat mobil dalam keadaan jalan.
"Bondan mana, Bondan mana...," ucap Blen menirukan teriakan orang tersebut.
Lalu mereka meminta Bondan untuk turun dari mobil dengan tujuan meminta untuk berfoto bersama dengan membawa sejumlah massa. Sejurus kemudian Bondan turun, lalu atas inisiatif Blen, dia akhirnya memanggil Rezpector--penggemar setia Bondan dan Fade2Black-- untuk melindungi Bondan.
"Saya merasa lebih aman jika Bondan dilindungi Rezpector daripada berada di antara para petugas security itu," terang Blen yang menaruh curiga atas "penurunan" Bondan tersebut.
"Kalau mereka mau berfoto, tapi koq nggak ada yang bawa kamera," terangnya.
Selanjutnya pada hari yang sama, Jumat (22/4/2011) pihak manajemen Bondan Prakoso dan F2B mengeluhkan perlakuan pihak penyelenggara melalui akun Twitter @BondanF2B yang berisi "BondanF2B: Security=Secure=membuat nyaman=membuat aman, Security Bali Akasaka=tidak sopan=berlebihan=tidak menghargai tamu!"
"Oleh karena itulah, makanya pihak hotel melaporkan kami ke kepolisian," terang Blen.