Pemilihan Puteri Indonesia 2011
Eka Yuni Wulandari Perkenalkan Tempoyak
SETIAP pertandingan pemilihan Puteri Indonesia, salah satu finalisnya akan dinobatkan sebagai Puteri Indonesia. Setiap finalis dari daerah mempunyai
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto
SETIAP pertandingan pemilihan Puteri Indonesia, salah satu finalisnya akan dinobatkan sebagai Puteri Indonesia. Setiap finalis dari daerah mempunyai kesempatan yang sama. Ini sangat disadari betul oleh Eka Yuni Wulandari, finalis asal Provinsi Jambi.
"Kita harus optimis kan semua mendapatkan kesempatan yang sama. Jadi aku gak akan pernah merasa rendah diri. Harus optimis bisa unggul," ungkap Eka yang ditemui Tribun, Kamis (29/9/2011).
Untuk meraih kayakinan atau sikap optimis adalah salah satu modal untuk menjadi juara.
Dengan cara itu, menurut dara kelahiran Jambi 10 Juni 1989 akan muncul sikap percaya diri untuk memberikan yang terbaik.
Untuk mempersiapkan karantina ini, aku mahasiswi FKIP Bahasa Inggris Universitas Jambi ini memang cukup banyak. Tidak hanya menambah pengetahuan tetang Jambi, baik kebudayaan ataupun makanan dari berbagai sumber. "Di samping tentunya menjaga kesehatan tubuh," ungkapnya.
Diakuinya sejak menyandang gelar sebagai Putri Jambi, apalagi mendekati masa karantina pemilihan Puteri Indonesia lalu, waktunya benar-benar dipakai untuk berlatih untuk mempersiapkan ajang nasional ini.
Eka akan memperkenalkan beberapa makanan khas daerah Jambi, seperti tempoyak, kue padamaran dan juga bolu kelapa. Mengapa ini dipilih? "Ya karena makanan khas Jambi kurang diketahui wisatawan luar negeri apalagi dari luar daerah," pungkasnya.