Gadis Model Menghilang
Vita Berangkat ke Sorong Bersama Suami Bunda Maya
Berikut lika-liku perjalanan bintang iklan cilik Vita hingga tiba di Sorong. Mereka berangkat bertiga bersama pembantunya Ny Maya.
TRIBUNNEWS.COM - PERBURUAN selama setengah bulan berakhir sudah. Tepat pada hari ke lima belas sedari dinyatakan hilang, Ruspita Sari Siahaan (13 tahun) alias Ruvita atau disapa Vita, akhirnya ditemukan. Putri bungsu pasangan Edison Siahaan (55), dan Lili Satriani (50) itu ternyata buka hilang karena diculik penjahat, melainkan ikut ibu angkatnya ke Sorong, Papua Barat.
Vita model cilik sekaligus bintang iklan untuk produk Energen, Mie Gelas, dan Choki-Choki yang meninggalkan rumah sejak 9 Januari 2012. Semula ia pamit kepada ibunya untuk pergi ke warung internet, sekitar pukul 09:00 WIB. Namun hingga waktu makan siang, Vita tidak juga pulang. Pihak kepolisian lalu terus mencari ke warnet di dekat tempat tinggalnya di Cipayung, Jakarta Timur. Berikut lika-liku perjalanan bintang iklan cilik tersebut.
Vita dijemput Kasubdit Tanah dan Bangunan (Tahbang) Reserse Mobil (Resmob) Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan ke Sorong. Mereka tiba di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (27/1/2012) sore. Lily, ibunya, beserta keluarga telah menunggu sejak Jumat pagi. Vita mengenakan baju terusan warna salem dipadu dengan bondu putih dan sepatu hitam tidak bersikap dingin tatkala ibunya Lily memeluk erat tubuhnya. Lily pun mencium pipi serta keningnya.
Vita hanya terdiam ketika ibunya memelukinya. Seakan enggan bertemu sang ibu, Vita tidak membalas pelukan dan ciuman sang ibu, ia hanya bisa memeluk erat boneka mickey mouse yang dibawanya.
Air mata Vita baru jatuh kala sejumlah orang mulai mengerumuninya. Ia tersedu-sedu di balik kepolosannya. Vita bercerita dia mau pulang lantaran Bunda Maya terancam ditahan Polisi.
"Awalnya saya tidak mau, tetapi karena Bunda Maya mau ditangkap polisi akhirnya saya pun pulang ke Jakarta," ucapnya.
Vita berangkat ke Sorong menggunakan moda transportasi laut. Dia menumpang kapal laut dari Pelabuhan Tanjung Priok. Pertanyaannya, senekat itukah gadis belia ini? Ternyata, dia pergi bersama suami seorang kenalannya, Bunda Maya, Mereka berangkat bertiga bersama pembantunya Ny Maya. Dari Cipayung menumpang taksi menuju Tanjung Priok di Jakarta Utara.
"Dari rumah dia pamit mau ke warnet. Kkemudian ia pergi ke Tanjung Priok dengan menggunakan taksi," kata AKBP Herry Heryawan di Mapolda Metro Jaya.
Setelah itu, Vita bertemu dengan Muryati pembantu Bunda Maya bersama dengan suami Bunda Maya di Tanjung Priok. Setelah itu mereka pun langsung berangkat ke Sorong menggunakan kapal Pelni Gunung Tempo.
"Vita menggunakan kapal kelas ekonomi. Ia berada di dalam kapal selama lima hari," ungkapnya.