Breaking News:

Hantu Iwak Peyek Film Horor Tanpa Pocong

Ronggur Sihombing, sutradara film Hantu Iwak Peyek menjamin film garapanya ini beda dengan film horor yang belakangan menghiasi perfilman Tanah Air.

zoom-inlihat foto Hantu Iwak Peyek Film Horor Tanpa Pocong
SURYA/Achmad Pramudito
Ronggur Sihombing (pakai kaos putih) bersama Ketua Parfi Jatim, Wira Lina (baju merah) saat pemotongan tumpeng film Hantu Iwak Peyek.

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA  - Ronggur Sihombing, sutradara film Hantu Iwak Peyek menjamin film garapanya ini beda dengan film horor yang belakangan menghiasi perfilman Tanah Air.

"Sama sekali tidak ada pocong. Sosok yang menakutkan itu diwujudkan dalam bentuk monster," paparnya kepada Surya, Sabtu (30/6/2012).

Dengan dihilangkannya pocong, lanjut Ronggur, Hantu Iwak Peyek diharap bisa menarik perhatian kalangan masyarakat menengah atas.

"Film-film horor kita selama ini kan selalu identik dengan masyarakat menengah bawah. Semoga dengan perubahan konsep ini yang menengah atas mulai tertarik ikut nonton," cetus Ronggur .

Pria yang pernah terlibat dalam pembuatan sinetron Dokter Sartika, Madu Racun dan Anak Singkong, serta Bintang Kejora ini meyakini tema horor masih diminati masyarakat. Karena itu, untuk produksi awal Wira Sinema ini, dia mengusulkan tetap pada tema horor. Namun, sebagai produksi perdana, Ronggur tak berani mematok bea mahal.

"Murah meriah, dan bisa menghibur masyarakat. Dan yang penting dunia perfilman Jatim yang sempat jaya di tahun 1991 dengan hadirnya film macam Nanti Kapan-Kapan Sayang yang digarap semasa Eva Rosdiana Devi bisa bangkit lagi," ucap Ronggur sambil membeber total bea produksi Hantu Iwak Peyek hingga promosi mencapai Rp 3 miliar.

Ditambahkan, proses syuting akan mengambil lokasi di Surabaya, Malang, Gunung Bromo, dan sebuah gua di Tuban. "Jika semua lancar, bulan Juli sudah masuk editing di Hongkong, dan Oktober bisa diputar untuk masyarakat," pungkasnya.  

Selain Wira Lina sebagai bintang utama, film karya perdana Wira Sinema ini juga memasang sejumlah aktor ibukota seperti Aldi Taher, Edo Borne, Putu Sandra Devi, serta dua bintang kawak, Toro Margen dan Eva Rosdiana Devi.

Berita Populer
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved