Senin, 1 Juni 2026

Film Gending Sriwijaya

Hanung Bramantyo: Film Gending Sriwijaya Fiksi

Hanung Bramantyo angkat bicara soal film barunya, "Gending Sriwijaya".

Tayang:
Penulis: Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hanung Bramantyo angkat bicara soal film barunya, "Gending Sriwijaya". Menurutnya, film tersebut pada awalnya ingin mengisahkan tentang kerajaan Sriwijaya. Namun, belakangan terdapat kendala. Artefak dan data tentang kerajaan tersebut sangat minim.

Karena itu, ia tidak mau terjebak dalam perdebatan sejarah dengan membuat film tersebut menjadi sebagai fiksi. Meski demikian pada prinsipnya film "Gending Sriwijaya" itu, tetap mengagungkan kerajaan Sriwijaya.

"Jadi, kita fiksikan sekalian, gending Sriwijaya prinsipnya ingin mengagungkan kerajaan Sriwijaya, spirit itu yang kita ambil. Kita enggak mau terjebak perdebatan sejarah dengan setting abad ke 16," ucap Hanung, Sabtu, (5/1/2013), dalam jumpa pers di Platinum XXI, FX Sudirman, Jakarta.

Film tersebut dibintangi sejumlah aktor kawakan. Di antaranya, Agus Kuncoro (Awang Kencana), Shahrul Gunawan (Purnama Kelana), Slamet Raharjo (Dapunta Hyang Jawanasa), Jajang C Noer (Ratu Kalimanyang), Mathias Muchus (Ki Goblek), Julia Perez (Malini), dan sejumlah pemain lain yang berasal dari Sumatera Selatan.

Secara keseluruhan pembuatan film tersebut berlangsung selama 10 bulan, dengan catatan 6 bulan penggodokan skenario dan syuting, dan 4 bulan proses editing. Waktu 10 bulan menurut Hanung masih kurang. Maklum, ia mengaku baru pertama kali membuat film yang menonjolkan banyak sisi aksi tersebut.

"Saya pertama kali bikin film action. Setiap ada gerakan pukulan yang salah, kita ulang-ulang. Ini jadi sebuah pengalaman pertama. Semoga ini direspon oleh penonton," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved