Breaking News:

Ari Wibowo Kecelakaan

Aktor Ari Wibowo Batal Tersangka, Ini Kekecewaan dari LSM Polri Watch

Setelah polisi membatalkan status tersangka pada aktor Ari Wibowo, ini kekecewaan dari LSM Polri Watch.

zoom-inlihat foto Aktor Ari Wibowo Batal Tersangka, Ini Kekecewaan dari LSM Polri Watch
Tribun Jakarta/JEPRIMA
Pemain film Arianto Wibowo atau lebih dikenal dengan Ari Wibowo

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Heribertus Irwan Wahyu Kintoko

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keinginan LSM Polri Watch dan LBH ABHdi, supaya Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menghadirkan Kasatlantas Polres Jakarta Selatan, Kapolres Jakarta Selatan, Kapolda Metro Jaya dan Mabes Polri, ke ruang sidang, ditolak hakim.

Dalam sidang praperadilan tentang penghentian penyidikan peristiwa kecelakaan lalu-lintas antara pengemudi motor Ari Wibowo dengan almarhum Tjahmadi, ketiga pejabat polri dan Mabes Polri menjadi pihak tergugat.

"Menurut polisi, perkara (kecelakaan Ari Wibowo)ini sudah di SP3. Kami minta supaya penyidikan dengan Ari sebagai terdakwa itu dilanjutkan lagi," kata Denny Ardiansyah Lubis, kuasa hukum LSM Polri Watch dan LBH ABHdi, Kamis (25/7/2013). Denny yang ditemui di PN Jakarta Selatan ini lalu meminta agar BAP kasus kecelakaan Ari Wibowo yang terjadi di Jalan Wolter Monginsidi, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 10 Juni 2013, dibuka kembali dan status Ari sebagai tersangka, diperjelas.

"Dari pemberitaan, kami mengetahui, polisi akan mengeluarkan SP3. Tapi sampai sekarang belum dilakukan," kata Denny. Menurut dia, ada yang 'aneh' saat polisi mengubah status tersangka Ari menjadi korban dalam waktu dua hari.

Denny menyatakan, saat Ari menjadi tersangka, polisi sebaiknya terus menyelesaikan BAP kasus kecelakaan itu hingga disidangkan di pengadilan. "Bersalah atau tidaknya Ari Wibowo ini, biarkan pengadilan yang memutuskan," tegas Denny. Semakin aneh lagi, lanjut Denny, begitu melepas Ari dari status tersangka kecelakaan, polisi justru mendudukkan Tjahmadi yang semula korban sebagai tersangka baru kasus tersebut.

"Ini sudah menciderai rasa keadilan," katanya. Sesuai pasal 132 UU No 22/Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum, polisi kemudian menetapkan (alm) Tjahmadi sebagai tersangka. "Tjahmadi ini korban, kok jadi tersangka. Karena dia meninggal, kasus ini berhenti," ujar Denny. (kin)

Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved