Satria Syahren Hijrah ke Jakarta Demi Karir Nyanyi
Bocah berusia 10 tahun itu, mewujudkan cita-citanya merilis album anak-anak perdananya, 'Satria Superhero'
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satria Syahren sangat antusias meramaikan industri musik Indonesia. Bocah berusia 10 tahun itu, mewujudkan cita-citanya merilis album anak-anak perdananya, 'Satria Superhero'.
Karena antusias itu, ia pindah dari Medan ke Jakarta supaya leluasa menekuni karirnya di dunia tarik suara. Tak tanggung-tanggung, Noviarsyah, sang ayah, memberikan dukungan penuh karena melihat bakatnya tersebut.
"Bakat dia luar biasa. Sebagai orangtua saya mendukung bakatnya di bidang seni," kata Noviarsyah dalam acara peluncuran album "Satria Superhero", di kawasan Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
Noviarsyah terlibat dalam proses album tersebut. Ia menciptakan empat lagu yakni, 'Rindu Sahabat', 'Sahabat Sejati', 'Untuk Indonesia' dan 'Garudaku'. 'Satria Superhero' dipilih menjadi single utama.
Sementara, materi lagu lainnya ada pula ciptaan Ibu Soed yang telah diaransemen ulang. 'Tanah Air', 'Pergi Belajar', 'Naik Delman', dan 'Desaku'.
"Lagu di album Satria Superhero berisikan lirik yang memang sesuai dengan dunia anak-anak. Selain itu, ada lagu yang memupuk rasa nasionalisme anak-anak," terang Noviarsyah.
Satria senang dengan debutnya tersebut di tengah lesunya industri lagu anak-anak. Apalagi ia mendapatkan dukungan penuh dari orangtuanya tersebut.
"Saya bersyukur punya orangtua yang mendukung cita-cita saya jadi penyanyi,” timpal Satria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140125_161650_penyanyi-cilik-satria-syahren.jpg)