Breaking News:

Bila Band Kotak Maknai 17 Agustusan

Chua yang merupakan bassist Kotak juga mengatakan apa pun yang terjadi kita ini masih sedarah, yaitu darah Indonesia.

Tribun Jakarta/JEPRIMA
Personel grup band Kotak, vokalis, Tantri Syalindri Ichlasari atau Tantri Kotak (kanan), gitaris, Mario Marcella Handika Putra atau Cella Kotak (tengah), dan bassis, Swasti Sabdastantri atau Chua Kotak (kiri) beraksi saat grup band Kotak tampil dalam konsernya yang bertajuk Konser Ener9i Rock Never Dies yang digelar dalam rangka ulang tahun mereka yang ke-9, di Mata Elang International Stadium (MEIS) Ancol, Jakarta Utara, Jumat (27/9/2013) malam. Konser bercerita tentang awal karier Kotak yang dimulai dari audisi pembentukan sebuah band hingga mengalami beberapa kali pergantian personel selama 9 tahun berkarya. (Tribun Jakarta/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebentar lagi rakyat Indonesia akan merayakan hari kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus. Indonesia telah dijajah selama 350 tahun dan berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945.

Grup band Kotak memaknai hari kemerdekaan tersebut, walaupun bangsa Indonesia berbeda - beda dan beraneka ragam, tetapi Indonesia merupakan suatu keluarga. Republik Indonesia memang beraneka ragam, dari suku, ras, agama, dan juga budaya.

"Perbedaan itu warna, warna itu indah, dan keindahan itu bisa dinikmati. Jangan karena berbeda kita bisa ricuh," ujar Tantri saat ditemui di RCTI Jalan Raya Perjuangan Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Kamis (14/8/2014).

Chua yang merupakan bassist Kotak juga mengatakan apa pun yang terjadi kita ini masih sedarah, yaitu darah Indonesia. Kita satu rumpun yang merupakan keluarga.

"Pilihan dari tiap - tiap orang berbeda - beda, tapi visi ke depan harus sejalan, agar tidak ada perpecahan diantara kita," ucap Chua.

Sumber: Warta Kota
Tags
Kotak
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved