Breaking News:

Djudjuk Srimulat Berpulang

Sebelum Meninggal, Djudjuk Srimulat Masih Sempat Manggung Bareng Didi Kempot

Maestro Campursari asal Solo, Didi Kempot mengaku kaget saat mendengar kabar rekannya Djudjuk "Srimulat" Djuariah meninggal dunia.

Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Tanjung Emas: Penyanyi campur sari legendaris, Didi Kempot membawakan lagu Tanjung Emas Ninggal Janji pada perayaan HUT ke 50 Kompas Gramedia pada acara Banjir Kanal Barat (BKB) Festival 2013 di area Bendungan Pleret BKB, Simongan, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (7/9/2013) malam. Didi Kempot membawakan enam lagu legendarisnya untuk menghibur 25.000 lebih penonton dari berbagai daerah. Event yang diselenggarakan di tengah sungai BKB merupakan kali pertama sejak dilakukan normalisasi sungai tersebut. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Maestro Campursari asal Solo, Didi Kempot mengaku kaget saat mendengar kabar rekannya sesama seniman asal Kota Bengawan, Djudjuk "Srimulat" Djuariah meninggal dunia.

"Iya, tadi saya baru dapat kabar melalui SMS (short message service). Kaget saat mendengar kabar ini," ujar pelantun tembang 'Sewu Kutho', Jumat (6/2/2015).

Sebelum meninggal dunia, Didi sempat terakhir kali manggung bersama almarhum di Taman Balekambang, Solo, saat acara mengenang 100 Hari Mamiek Prakoso pada awal bulan November 2014 lalu.

"Bu Djudjuk itu seorang senior yang suka ngemong (membantu juniornya) seniman lainnya, termasuk kepada saya. Dia juga memegang teguh budaya Jawa," sambungnya.

Djudjuk Srimulat yang lahir pada tanggal 20 Maret 1947 ini menutup usia ketika menginjak 67 tahun karena menderita penyakit kanker.

Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved