Sheila on 7 Dipaksa Turun Panggung, Ini Klarifikasi Promotor Acara
Permintaan maaf disampaikan Accellera Ent selaku promotor lewat akun Twitter @the90sfestival.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak penyelenggara event The 90's Festival meminta maaf atas insiden penurunan paksa band Sheila on 7 dalam acara yang dihelat di Eldorado, Bandung, Sabtu (14/2/2015) malam.
Permintaan maaf disampaikan Accellera Ent selaku promotor lewat akun Twitter @the90sfestival. "Kami dari penyelenggara memohon maaf atas insiden semalam yang membuat banyak penonton kecewa saat penampilan Sheila on 7," ujar akun @the90sfestival, Minggu (15/2/2015).
Menurut akun @the90sfestival, acara berlangsung hingga melewati batas izin keramaian pukul 23.00 WIB karena adanya kendala teknis. "Sehingga untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan, polisi memutuskan membubarkan acara," tutur akun @the90sfestival.
"Kami dari penyelenggara meminta maaf sebesar-nya kepada pengunjung The 90's festival akan insiden yang membuat ketidaknyamanan semalam," lanjut pemilik akun @the90sfestival.
Seperti diketahui, band Sheila on 7 dipaksa turun panggung oleh polisi gara-gara dianggap melanggar jam malam Kota Kembang. Sedianya, Duta cs dijadwalkan naik panggung pada pukul 21.50 WIB. Namun, band tersebut baru tampil pukul 23.00 WIB.
Sesuai peraturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bandung, aktivitas hiburan sudah harus berakhir sebelum jam 12 malam. Hal ini dilakukan untuk mengurangi aksi kejahatan di Bandung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sheila-on-7_20141212_173412.jpg)