Breaking News:

Fadly 'Padi': Penjualan Musik Drop, Kita Jangan Ikut-ikutan Drop

Fadly mengatakan penutupan toko CD musik itu merupakan tanda penjualan musik dalam bentuk fisik kurang diminati.

Tribunnews.com/Achmad Rafiq
Musisi sekaligus vokalis Band Padi, Andi Fadly Arifuddin alias Fadly saat ditemui di Kantor Sony Music Indonesia, Jalan Johar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Achmad Rafiq

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baru-baru ini industri musik kembali dikagetkan dengan kabar adanya penutupan 40 toko penjualan musik dalam bentuk CD original.

Musisi sekaligus vokalis band 'Padi' mengatakan, penutupan toko CD musik itu merupakan tanda penjualan musik dalam bentuk fisik kurang diminati. Namun, sebagai musisi ia tidak ingin ikut menurun semangatnya.

"Kalau penjualan fisik drop, ya kita jangan drop. Karena bukan tugas kita untuk drop. Tugas kita seniman berkarya," ucap Fadly, saat ditemui di kawasan jalan Johar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).

Fadly menyadari, industri musik tanah air saat ini memang dalam kondisi yang kurang baik. Ia mengaku, lewat proyek musik yang didirikan bersama sejumlah musisi yakni Musikimia, dapat memberi semangat untuk tetap berkarya.

"Mimpi saya di album ini untuk menyemangati lagi teman-teman bahwa ada ngga ada industri, kemungkinan terburuk, musisi harus tetap ada. Seni harus tetap ada," katanya.

"Karena itu bagian dari peradaban, tanda kita punya budaya. Tugas kita bersama untuk saling menyemangati. Bagus atau jelek, tinggal diri kita lagi yang menilai," lanjut Fadly.

Penulis: Achmad Rafiq
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved