Artis Terjerat Narkoba

Dua Brankas Rahasia Aa Gatot Gagal Dibuka: Mekanik Lupa Bawa Kunci, Tersangka Tidur di Kasur Kamar

Di saat petugas dan mekanik kesulitan membuka brankas, Gatot justru kembali tertidur di kasur empuk kamarnya.

Dua Brankas Rahasia Aa Gatot Gagal Dibuka: Mekanik Lupa Bawa Kunci, Tersangka Tidur di Kasur Kamar
Abdul Qodir/Tribunnews.com
Seorang mekanik yang didatangkan pihak kepolisian tengah berusaha membuka brankas di rumah Gatot Brajamusti, Pondok Pinang, Kamis (1/9/2016) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abqul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - "Lo bagaimana sih, gue sudah nunggu capek-capek, lo malah lupa bawa alat."

Begitu gerutu seorang petugas kepada tiga mekanik yang diminta datang membuka brankas di rumah Gatot Brajamusti, Pondok Pinang, Kamis (1/9/2016) malam, justru lupa membawa peralatan, termasuk kunci.

Gara-gara itu, akhirnya dua brankas milik Gatot yang tanpa kunci log dan diduga menyimpan barang bukti, gagal dibuka.

Dua brankas Gatot berada di kamar pribadi dan kamar belakang rumah Gatot. Satu brankas berwarna hitam dan satu brankas lainnya berwarna abu-abu tua. Kedua brankas berukuran sekitar 90x80 cm persegi.

Beberapa petugas sempat mengotak-atik kedua brankas tersebut. Namun, tak juga bisa membukanya.

Di saat petugas dan mekanik kesulitan membuka brankas, Gatot justru kembali tertidur di kasur empuk kamarnya.

Usai sekitar satu jam mengotak-atik kedua brankas dan tak membuahkan hasil, mereka akhirnya memutuskan untuk menunda kegiatan tersebut.

Para polisi tersebut akhirnya mambawa keluar Gatot menuju mobil.

"Hari ini cukup. Kami akan dilaksanakan kegiatan pada kesempatan berikutnyan," ujar Kasat Reskrim Polres Kota Mataram, AKP Haris Dinzah, sesaat membawa Gatot ke dalam mobil.

Rencananya, Gatot akan menjalani pemeriksaan dokter karena mengaku kecapekan. Nantinya dia akan kembali disertakan menuju lokasi yang diduga terkait barang bukti lainnya.

Diberitakan, petugas dari Polres Mataram dan Polda NTB dibantu anggota Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan membawa Gatot ke rumahnya di Jakarta dari Mataram dalam rangka proses penggeledahan lanjutan.

Polisi menyertakan Gatot dalam penggeledahan ini karena ada dua brankas di rumahnya yang tidak bisa dibuka oleh polisi dan hanya Gatot yang bisa mengaksesnya.

Penggeledahan lanjutan ini dilakukan untuk pencarian barang bukti terkait kasus narkoba, kepemilikan senjata api ilegal dan kepemilikan satwa yang dilindungi. (*)

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved